blank
Siswi SDN 2 Waluyorejo Puring didampingi sukarelawan PMI Kebumen menanam pohon bakau di Pantai Gajah, Senin 27/4.(Foto:SB/Humas PMI Kebumen)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen mengajak puluhan siswa-siswi SDN2 Waluyorejo, Kecamatan  Puring, menanam bakau di Pantai Gajah, Senin (27/4).

Kegiatan edukasi dan mencegah bencana sejak dini itu sengaja dilakukan di daerah pesisir Pantai Gajah, Kecamatan Puring . Sebanyak 75 siswa dan guru SDN 2 Waluyorejo pun ikut menanam bakau sebagai pencegahan abrasi laut.

Sebelum penanaman pohon berlangsung, sukarelawan Sibat PMI Kebumen mengedukasi para siswa tentang mitigasi bencana atau pengurangan risiko bencana, outbond, manfaat tanaman di pantai hingga cara penanaman pohon bakau.

PMI Kebumen menyiapkan sebanyak 30 bibit pohon bakau sekaligus dengan alat dan bahan lainnya. Seperti ajar, tali pengikat dan laininya. Pengarahan diisi oleh fasilitator PMI Kebumen Intan dan Dariman. Kegiatan penanaman bakau itu pun disambut antusias oleh peserta.

blank
Siswa SDN 2 Waluyorejo Puring bersama guru dan sukarelawan Sibat PMI Kebumen di Pantai Gajah, Senin 27/4.(Foto:SB/Humas PMI Kebumen)

Dariman, Sibat PMI Kebumen mengatakan pentingnya edukasi mitigasi bencana sejak dini melalui penanaman pohon bakau. Apalagi Kebumen selatan memiliki  wilayah Pantai Selatan rekat dengan ancaman megathrust tsunami atau gelombang tinggi.

“Kita tahu Kebumen memiliki wilayah Pantai Selatan yang cukup luas, salah satu ancamannya adalah tsunami.  Sebagai upaya mitigasi bencana dengan hal-hal kecil seperti ini yang sedang kami lakukan yaitu penanaman pohon bakau bersama siswa SDN 2 Waluyorejo,”terang Dariman.

Dariman juga menjelaskan, pohon bakau memiliki karekteristik akar yang kokoh dan mengakar dalam sehingga dapat menepis ombak air laut yang besar dalam hal upaya mitgasi tsunami.

blank
Sukarelawan Sibat PMI Kebumen memberi edukasi manfaat pohon bakau dan cara menanam kepada siswa SDN 2 Waluyorejo di Pantai Gajah Puring, Senin 27/4.(Foto:SB/Humas PMI Kebumen)

“Adik adik, pohon bakau kenapa menjadi salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk upaya mitigasi bencana, karena kita lihat karakter pohon bakau ini jika tumbuh besar akan memiliki akar yang kokoh ke bawah sangat panjang sehingga mampu menghalangi ombak air laut yang menerjang,” tandasnya.

Kepala Sekolah SDN 2 Waluyorejo Kristiana Andayani  mengungkapkan rasa terima kasih dan senang sekali atas kegiatan penanaman pohon kali ini.

“Saya mewakili anak-anak dan sekolah kami tercinta tentu hari ini merasa senang sekali karena anak-anak kami diberi edukasi yang luar biasa sekaligus praktik secara langsung menanam pohon bakau di Pantai Gajah. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya anak anak dihibur dan diedukasi luar biasa,”ujar Kristiani Handayani.

Sehabis kegiatan, anak-anak SDN 2 Waluyorejo dan guru serta Tim Sibat PMI Kebumen berkumpul, bernyanyi  dan berfoto bersama. Para siswa SD di pantai selatan Puring  Kebumen itu pun penuh suka cita mengakhiri kegiatan dengan kesan mendalam.

Komper Wardopo