blank
Perseteruan Pemilik PO Dewi Sri, Hj Rokhayah-Hj Sarinah Akhirnya Berdamai

TEGAL (SUARABARU.ID) – Perseteruan antara pemilik Perusahaan Otobis (PO) Dewi Sri Hj Rokhayah dengan Hj Sarinah akhirnya berdamai.

Upaya dua nenek berdamai setelah kasus mereka melalui proses hukum berjalan sejak di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah, dan Mahkamah Agung (MA).

Pengacara Hj Rokhayah, Dr Fajar Ari Sudewo SH, MH kepada awak media menyampaikan, agenda hari ini, Rabu (29/04/2026) sebenarnya adalah Aamaning (teguran) atas permohonan eksekusi yang pernah diajukan oleh Hj Rokhayah. Isi Aamaning yakni agar pihak Hj Sarinah, Lediana, dan Eli Susmini melaksanakan putusan perkara perdata yang sudah dimenangkan oleh Hj Rokhayah secara sukarela yakni atas tiga bidang tanah luasnya sekira 13.000 M2 yang sudah berubah menjadi dua sertifikat.

Sebelum Pengadilan Negeri Tegal melakukan eksekusi dilapangan, Ketua Pengadilan Negeri sudah menegur pihak Hj Sarinah dan Kedua anaknya agar melaksanakan secara sukarela.

“Kami sepakat menyampaikan bahwa pada Selasa (28/04/2026) telah terjadi pertemuan antara kedua belah pihak dengan kesepakatan. Inti kesepakatan diantaranya putusan Negeri Tegal, Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, dan putusan Mahkamah Agung obyek sengketanya akan dibagi dua. Jadi tidak diserahkan semua kepada Hj Rokhayah sesuai putusan tapi, dibagi dua. Hal itu mengingat kekeluargaan,” terang Fajar.

Lebih lanjut Fajar mengatakan, pembagian dilakukan setelah obyek sengketa telah terjual, baru dibagi dua. Tetapi karena Hj Rokhayah semula sebagai pemilik maka minta diberi kompensasi sebesar Rp 500 juta.

“Dengan adanya kesepakatan perdamaian maka, permohonan eksekusi akan kita cabut. Tapi seperti disampaikan oleh Ketua PN seandainya ada wanprestasi tiba-tiba Hj Sarinah berubah pikiran, kami boleh mengajukan eksekusi,” ujar Fajar.

Sementara Hj Rokhayah melalui putranya H Ikmal Jaya menyampaikan puji syukur atas perdamaian yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak. “Dengan adanya perdamaian ini, saya atas nama keluarga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang tidak bisa kami sebut satu persatu. Semua ada hikmahnya,” ujar Ikmal Jaya.

Isno