blank
Sejumlah anggota direksi dan dewan komisaris baru BJB diperkenalkan dalam penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung, Selasa, 28 April 2026. (Dok)

BANDUNG (SUARABARU.ID) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) memiliki anggota jajaran direksi dan dewan komisaris baru, di mana ada nama Susi Pudjiastuti di dalamnya.

Hal itu tampak pada penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa, 28 April 2026. Rapat berlangsung secara hybrid, dengan kehadiran fisik terbatas di Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Bandung serta partisipasi daring melalui platform eASY.KSEI.

Salah satu agenda dalam RUPST adanya pengangkatan anggota direksi dan dewan komisaris. Beberapa jabatan baru akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK atas hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).

Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi BJB itu di antaranya, Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti, Komisaris Independen: Novian Herodwijanto, Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan. Posisi komisaris ada nama Rudie Kusmayadi, Herman Suryatman, dan Tomsi Tohir.

Selain itu pada jajaran direksi, yakni Direktur Utama: Ayi Subarna, Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah, Direktur Keuangan: Hana Dartiwan, Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana, Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini, Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman, dan Direktur Operasional: Herfinia.

Pengangkatan ini berlaku efektif sejak persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali mengatakan, dirinya telah merekomendasikan orang-orang berintegritas untuk masuk jajaran direksi dan komisaris. Salah satunya nama Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Saya merekomendasikan orang-orang dalam BJB yang menurut saya memiliki integritas,” ucap gubernur yang akrab disapa KDM itu.

Dia bilang, Susi Pudjiastuti memiliki kapasitas dalam memberikan nasihat kepada gubernur dalam pengambilan keputusan.

Kinerja Perusahaan

Deputy Corporate Secretary BJB, Sani Ikhsan Maulana, mengatakan, perusahaan mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025.

Dikatakannya, total aset meningkat menjadi Rp221,3 triliun, menjadikannya sebagai BPD dengan aset terbesar di Indonesia.

Capaian ini, kata dia, tidak terlepas dari penguasaan pasar yang kuat, dukungan teknologi yang terus ditingkatkan, serta kolaborasi erat dengan pemegang saham utama.

“RUPST ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen BJB dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Barat dan Banten,” kata Sani dalam keterangan tertulis.

Dikatakannya, perusahaan selama ini dikenal sebagai salah satu bank pembangunan daerah terkemuka. Di mama terus berupaya memperluas jangkauan layanannya dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Kata Sani, semangat transformasi dan profesionalisme tinggi menjadi pondasi perusahaan memantapkan langkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“RUPST Tahun Buku 2025 menjadi refleksi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya. (*)

Diaz A Abidin