blank
Foto bersama kegiatan penananam 1.200 tanaman hias dalam Hari Bumi 2026 (PLN IP UBP Semarang). Foto: Dok/Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Peringatan Hari Bumi memiliki makna mendalam. Terlebih bagi kawasan pesisir utara Pulau Jawa seperti Kota Semarang. Secara geografis, wilayah bawah Kota Semarang yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa menjadikannya sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim global, seperti kenaikan muka air laut dan abrasi pantai.

Kondisi letak geografis tersebut menjadikan pelestarian ekosistem pesisir bukan sekadar komitmen menjaga alam, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk melindungi ruang hidup masyarakat.

Kesadaran kolektif ini menuntut peran aktif sektor industri untuk berpadu selaras dengan inisiatif pemerintah dan komunitas lokal dalam membangun ketahanan lingkungan.

PT PLN Indonesia Power UBP Semarang secara konsisten menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program pelestarian lingkungan. Mengusung tema “Our Power, Our Planet”, aksi penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi tahun ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh unit PT PLN Indonesia Power di berbagai wilayah.

Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara kekuatan operasional pembangkitan listrik dengan tanggung jawab besar merawat planet bumi.

Sejalan dengan semangat tersebut, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang memusatkan aksi penanaman pohon di area Sheet Pile Tambak Mulyo, yang masuk dalam wilayah Ring 1 perusahaan.

Tercatat, sepanjang tahun 2025 hingga April 2026 ini, sebanyak 38.200 pohon telah berhasil ditanam di area tersebut. Khusus pada aksi penanaman pohon kali ini, ditanam sebanyak 1.200 pohon tanaman hias.

Penanaman masif ini berfungsi strategis untuk menghalau abrasi air laut, sekaligus mempercantik wilayah pesisir. Inisiatif hijau ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara PLN Indonesia Power UBP Semarang dengan berbagai pihak, di antaranya Rotary Club Bojong, LPUBTN KAS, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.

Area yang terletak di RW.15 Kelurahan Tanjung Mas ini dipilih secara strategis karena wilayah tersebut tengah didorong oleh Pemerintah Kota Semarang untuk menjadi Kampung Wisata Bahari Kota Semarang.

Penghijauan di titik ini diharapkan mampu memperkuat sabuk hijau pesisir dan mendukung estetika kawasan wisata bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini juga melibatkan kolaborasi dengan Kecamatan Semarang Utara, Kelurahan Tanjung Mas, BBWS Pamali Juana, serta Bintari Foundation.

Keterlibatan masyarakat RW.15 sangat terasa dengan kehadiran warga dari RT.01 hingga RT.09, serta partisipasi aktif dari siswa-siswi SD Marsudi Rini Gedangan yang ikut serta dalam penanaman pohon sebagai sarana edukasi lingkungan sejak dini.