WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Para pesilat dari keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) secara serentak menggelar istighosah doa bersama secara massal. Ini dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Ritual pemanjatan doa bersama ini, digelar serentak Rabu (22/4/26) malam.
Untuk dipahami, istighosah artinya meminta pertolongan kepada Allah SWT, Secara harfiah, Istighosah berasal dari kata al-ghouts (pertolongan). Istighosah berupa doa bersama yang berisi zikir, istighfar dan selawat, untuk melepaskan diri dari bala bencana dan memohon hajat.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, semalam, menyatakan, kegiatan yang dilakukan oleh para pesilat tersebut, digelar di Kecamatan Puhpelem, Kecamatan Kismantoro dan Kecamatan Purwantoro. Gelaran doa bersama ini, terhubung secara daring dengan PSHT Cabang di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Selain menjadi ajang spiritual, ritual keagamaan ini juga bertujuan memperkuat soliditas dan menjaga persaudaraan antaranggota. Di Kecamatan Puhpelem, kegiatan ini dipusatkan di Padepokan PSHT Giriharjo. Di Kecamatan Kismantoro, berlangsung di Dusun Mijil, di Kecamatan Purwantoro bertempat di padepokan PSHT setempat,
Aman Nyaman
Polres Wonogiri melalui tiga Polsek di tiga kecamatan tersebut, berupaya memastikan kegiatan istighosah dan doa bersama, dapat terlaksana aman, nyaman dan tertib. Berlangsung dalam situasi yang kondusif. Pengamanan diawali dengan apel gabungan bersama, dipimpin Kapolsek Purwantoro Iptu Nugroho Setyo Hartono. Pengamanan dilakukan dengan melibatkan personel gabungan termasuk para prajurit TNI AD yang berdinas di tingkat Koramil.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, selama kegiatan, aparat kepolisian bersinergi dengan TNI dan pengamanan internal organisasi, guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. ”Kehadiran aparat keamanan, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah,” tegas AKP Anom Prabowo.
Pengamanan, menjadi langkah preventif agar seluruh kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan organisasi, dapat berjalan aman dan lancar. ”Kami juga mengapresiasi kedewasaan seluruh peserta dalam menjaga ketertiban,” ujar AKP Anom Prabowo.
Momentum doa bersama ini, diharapkan mampu memperkuat nilai persaudaraan, sekaligus menjadi dukungan riil dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif. Usai kegiatan, seluruh peserta membubarkan diri secara tertib, tanpa diwarnai adanya insiden.(Bambang Pur)













