blank
Saat siswa TK Pertiwi 2 Mijen kunjungi Museum R.A. Kartini Jepara. Foto: Eky Putri

JEPARA, SUARABARU.ID – Semangat emansipasi R.A. Kartini terus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Hal ini terlihat dari kunjungan edukasi (eduwisata) yang dilakukan oleh puluhan siswa TK Pertiwi 2 Mijen, Kaliwungu, Kabupaten Kudus, ke Museum Kartini Jepara dalam rangka peringatan Hari Kartini belum lama ini.  Menariknya semua siswa mengenakan baju kebaya warna putih. Demikian juga para siswa mengenakan blangkon dengan baju warna putih.

Rombongan yang berangkat dari Kudus sejak pukul 07.30 WIB ini memulai perjalanan sejarah mereka dengan mengunjungi Monumen Ari-Ari RA Kartini yang berlokasi di Desa Mayong, sebelum akhirnya melanjutkan kunjungan ke Museum Kartini yang berada di kawasan Alun-Alun Jepara.

blank
Anak-anak antusias kunjungi Museum Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara. Foto: Eky Putri

Salah satu guru dari TK Pertiwi 2 Mijen, Rahmawati Suharsono, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai sosok RA Kartini sebagai salah satu Pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia

“Tujuan kami adalah mengenalkan kepada anak-anak siapa sosok Kartini, bagaimana asal-usulnya, silsilahnya, serta jasa-jasanya terhadap bangsa Indonesia. Kami ingin mereka melihat langsung sejarah dan silsilah Ibu Kartini,” ujar Rahmawati di sela-sela kunjungan di Museum Kartini.

Selama di museum, para siswa diajak untuk melihat berbagai koleksi bersejarah, termasuk silsilah keluarga RA Kartini. Edukasi ini juga difokuskan untuk memberikan gambaran nyata mengenai perjuangan emansipasi wanita yang dipelopori oleh Kartini.

Rahmawati menambahkan bahwa anak-anak diajak untuk memahami perbedaan kondisi perempuan di masa lalu dan masa kini. Melalui kunjungan ini, diharapkan anak-anak mengerti bahwa berkat perjuangan Kartini, perempuan masa kini memiliki kesempatan yang luas untuk bekerja, berkarya, dan meniti karier di berbagai bidang.

 

“Alhamdulillah, anak-anak sudah mulai memahami bahwa dulu wanita tidak boleh bekerja, namun sekarang sudah bisa bekerja dan berkarya seperti pahlawan yang mereka pelajari hari ini,” pungkasnya.

Kegiatan eduwisata ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan inspirasi bagi para siswa untuk terus belajar dan berprestasi, meneruskan semangat juang RA Kartini dari Bumi Kartini untuk masa depan Indonesia.

Hadepe – Eky Putri Febriyani