blank

JEPARA(SUARABARU.ID)  – Upaya untuk melestarikan durian unggulan nasional asal Jepara terus dilakukan oleh pegiat durian di daerah tersebut. Durian unggul nasional asal Jepara yakni durian petruk dibawa balik pulang ke Kota Ukir.

Upaya itu dilakukan oleh pegiat durian Jepara yakni: Isnul Abdi, Edi Sulton, Topan Widiarsony , Zakiyatusshiyam, Maruf, Wildan , Zaenal Arifin, Aris Saaf, dan Yusrif.

Mereka berangkat ke Bogor untuk mengambil entres durian petruk di Cijeruk, Bogor , Jawa Barat., Sabtu ( 18/4/2026). Entres ini disambung dan dikembangkan di Jepara.

Saat ini turunan asli langsung dari pohon induk tunggal ( PIT) tinggal satu yang tersisa yang ditanam oleh Profesor Muhammad Reza Tirtawinata, pendaftar petruk untuk sertifikat unggul nasional.

Banyaknya orang yang melabeli durian yang bukan durian petruk dengan nama Petruk memantik kepedulian akan kelestarian durian petruk Jepara.

Profesor M. Reza Tirtawinata menyambut gagasan ini dan mendukungnya. ” Saya senang ada yang peduli akan kelestarian durian Petruk Jepara, silakan diambil dan dibawa balik ke Jepara,” ujar Profesor Reza Tirtawinata.

Isnul Abdi yang nerupakan Ketua pegiat Durian Jepara senang bisa membawa balik pulang durian Petruk ke Jepara, ” Saya ucapkan terima kasih kepada Profesor Reza karena beliau mengizinkan kami membawa pulang balik keturunan asli durian Petruk Jepara ,” terang Isnul Abdi.

Mengenai keberadaan keturunan durian Petruk di Jepara , Edi Sulton, pegiat Durian Jepara yang juga anggota mania durian ini mengaku ada yang punya durian Petruk di Jepara. “Saat ini memang ada pohon durian petruk tapi tidak banyak yang menanam, itu pun bukan turunan langsung dari pohon indukan tunggal ( PIT). Ada yang turunan ke- 3 dan seterusnya, yang memprihatinkan itu ada lebih satu versi jenis durian petruk. Dan Alhamdulillah kami bisa membawa pucuk keturunan langsung F1 dari PIT, jadi ini bukti bahwa Petruk asli ada ,” ungkap Edi Sulton.

Upaya membawa balik durian Petruk asli kembali ke Jepara didukung oleh Topan Widiarsony, Pria asal Jepara yang tinggal di Jakarta ini menyempatkan datang ke Cijeruk Bogor. Ia mendukung keinginan pegiat Durian Jepara membawa balik durian Petruk yang menjadi legenda .

Selain membawa pucuk durian Petruk , Pegiat Durian Jepara berhasil membawa balik durian Kakinyamat, ini adalah juara 2 nasional dari Jepara. selain itu juga berhasil membawa pucuk durian unggul nasional yakni Ajimah.

Ton – Hadepe