GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di wilayah Toroh, Grobogan, Jumat (17/4/2026) petang.
Insiden kebakaran tersebut menghanguskan sebuah rumah milik warga setempat dan sempat membuat panik warga sekitar.
Kebakaran rumah di Toroh, Grobogan itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah.
BACA JUGA : Tim USM LCC Kunjungi PT Donlim Technology Indonesia
Rumah yang terbakar diketahui milik Bahman (83), warga Dusun Pucang Utara, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh. Saat kejadian, kondisi sekitar mulai gelap sehingga kobaran api terlihat jelas dari kejauhan.
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sutarjo (48). Saat itu, ia sedang duduk santai di depan rumahnya.
Sutarjo melihat adanya kobaran api yang muncul dari bagian rumah korban. Ia pun langsung menyadari bahwa telah terjadi kebakaran di lingkungan tersebut.
Tanpa menunggu lama, Sutarjo segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan tersebut memancing perhatian warga lainnya untuk keluar rumah.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan menuju lokasi kejadian. Mereka berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Upaya pemadaman secara manual terus dilakukan warga sembari menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.
BACA JUGA : Grand Final Proliga 2026 Dijamin Seru, Tim Putri JPE Jumpa Phonska Plus
Tidak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Rumah yang terbakar berbentuk limasan dengan luas 10 x 12 centimeter daan berukuran tiang 12 centimeter. Rumah terbuat dari kayu jati dan campuran dengan dinding papan kayu jati dan anyaman bambu,” jelas AKP Joko Ismanto, dalam keterangannya.
Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan mudah membesar dan mempercepat proses kebakaran.
Setelah berjibaku beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya. Kondisi rumah pun tampak hangus di sejumlah bagian.
Usai proses pemadaman, petugas dari Tim Inafis Polres Grobogan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab utama kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut.
“Dari hasil olah TKP diketahui kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambah Kapolsek.
Meski demikian, kebakaran itu menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi pemilik rumah.
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp40 juta. Kerusakan meliputi bagian struktur bangunan hingga perabotan di dalam rumah.
BACA JUGA : Gubernur Luthfi Butuh Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembangunan Jateng
Kapolsek Toroh juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.
Ia meminta warga untuk rutin memeriksa kondisi jaringan listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai atau berpotensi menimbulkan korsleting.
TYA WIDYA













