UNGARAN (SUARABARU.ID) – Transformasi digital di tubuh Polri tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga merambah ke ranah akademis. Hal ini dibuktikan oleh Rosyid Budiyanto, seorang anggota Satlantas Polres Magelang yang resmi menjalani ujian tesis untuk gelar Magister Ilmu Hukum di Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS) Ungaran, Minggu (12/4/2026).
Dalam tugas akhirnya, Rosyid mengangkat isu yang sangat relevan dengan dinamika kepolisian saat ini, yakni: “Penegakan Hukum Pelanggaran Lalu Lintas Sepeda Motor melalui Tilang Manual dan ETLE di Wilayah Hukum Polres Magelang.”
Komparasi Penegakan Hukum Penelitian ini membedah efektivitas dua sistem penegakan hukum yang kini berjalan berdampingan. Rosyid menyoroti bagaimana integrasi antara Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berbasis teknologi dan tilang manual tetap diperlukan untuk menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua di wilayah Kabupaten Magelang.
”Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi Polri dalam mengoptimalkan pengawasan di titik-titik yang belum terjangkau kamera ETLE, namun tetap mengedepankan prinsip transparansi,” ujar Rosyid usai pelaksanaan ujian.
Dukungan Akademis
Proses penyusunan tesis ini berada di bawah bimbingan Dr. Muhammad Zainuddin, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing I. Serta Dr. Irfan Rizky Hutomo, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing II.
Keduanya mengapresiasi keberanian Rosyid dalam mengevaluasi sistem kerja di instansinya sendiri secara kritis dan ilmiah.
Ujian yang berlangsung pada 12 April 2026 ini berjalan dengan khidmat, di mana para penguji menggali lebih dalam mengenai kendala lapangan dan solusi hukum yang ditawarkan dalam naskah tesis tersebut.
Hadepe – mz













