GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kebakaran rumah warga terjadi di wilayah Geyer, Kabupaten Grobogan, Kamis (9/4/2026).
Peristiwa kebakaran rumah warga di Geyer tersebut menimpa kediaman milik Puryono di Desa Monggot. Polisi mengungkap, insiden kebakaran ini disebabkan korsleting listrik yang meludeskan rumah korban.
Kebakaran terjadi di rumah milik Puryono yang berada di RT 003 RW 008 Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.
BACA JUGA : Trafik Penumpang dan Pesawat di Bandara Ahmad Yani Melonjak di Triwulan Pertama
Plt Kapolsek Geyer, AKP Daryanto menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika Puryono sedang membersihkan kandang sapi di belakang rumahnya.
Usai membersihkan kandang sapi, Puryono pergi ke sungai untuk membersihkan diri dan sepatu yang kotor.
Sekitar pukul 15.30 WIB, seorang petani yang berada di area persawahan sejauh kurang lebih 100 meter dari lokasi rumah melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi.
Petani tersebut kemudian memperhatikan sumber asap yang ternyata berasal dari rumah milik korban. Tidak lama kemudian, api mulai terlihat membesar dari bagian atap bangunan rumah tersebut.
Melihat kondisi tersebut, petani yang bernama Suwarno ini memanggil Puryono yang saat itu masih berada di sungai. Ia memberitahu korban bahwa rumahnya terbakar.
Korban yang mendengar rumahnya terbakar, langsung berlari dan masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan surat berharga yang berada di dalam lemari pakaian.
Api terus berkobar dan dengan cepat membesar, sehingga situasi menjadi sulit dikendalikan.
BACA JUGA : Samsung Hadirkan Galaxy A37 5G dan A 57 5G buat Gen Z yang Selalu Ingin ‘Stay Connected’
Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri meskipun sebagian besar harta benda tidak dapat diselamatkan.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang semakin besar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Petugas langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Rumah korban yang terbakar berbentuk limasan sebanyak dua buah dengan ukuran tiang 14 x 14 centimeter dan tinggi 3 meter, panjang 18 centimeter dan lebar 12 centimeter, berdinding kayu mahoni,” jelas AKP Daryanto.
BACA JUGA : Food Truck UNDIP Sediakan Rp6 Miliar/Tahun untuk Makan Siang Gratis Mahasiswa yang Membutuhkan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun berbagai perabot rumah tangga yang sebagian besar berbahan kayu jati hangus dilalap api.
Selain itu, perhiasan milik istri korban, mesin pompa air, serta mesin perontok padi juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan dari Tim Inafis Polres Grobogan mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
“Ada korsleting listrik dari stop kontak antara ruang tengah menuju dapur rumah korban. Sebelum membersihkan kandang sapi, koran sempat menyalakan jack listrik lampu kandang,” jelas Kapolsek.
Peristiwa kebakaran rumah warga di Geyer ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama untuk mencegah korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran rumah warga akibat korsleting listrik di Geyer tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
TYA WIDYA













