blank
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tandatangani prasasti peresmian operasional Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Jabungan, Kota Semarang. Foto: Dok/Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menandatangani prasasti peresmian operasional Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Jabungan, Kota Semarang, Rabu (8/4/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung kemudahan akses dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga di lingkungan RW.01 dan RW 02 Jabungan.

Jembatan yang kini berdiri kokoh sepanjang kurang lebih 50 meter tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung, melainkan menjadi urat nadi aktivitas bagi sekitar 500 kepala keluarga yang selama ini bergantung pada akses tersebut.

Sebelumnya, warga harus menghadapi kondisi sulit setelah jembatan lama terputus akibat banjir. Aktivitas sehari-hari menjadi terhambat, anak-anak kerap terlambat ke sekolah karena harus menempuh jalur memutar, hingga warga yang membutuhkan layanan kesehatan harus mengeluarkan biaya lebih untuk transportasi menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi, mobilitas masyarakat kembali lancar. Akses antar wilayah menjadi lebih dekat, aman, dan efisien, sehingga berdampak langsung pada aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian warga.

Lurah Jabungan, Sarwono, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan jembatan tersebut. “Jembatan ini bukan hanya soal akses, tetapi juga harapan bagi warga. Anak-anak bisa berangkat sekolah tepat waktu, dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat menjangkaunya dengan lebih mudah,” ujarnya.

Pembangunan jembatan ini juga melibatkan semangat gotong royong antara warga, perangkat kelurahan, serta dukungan dan pendampingan dari kepolisian, sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto menyampaikan, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pemulihan dan pembangunan fasilitas publik yang berdampak langsung bagi kehidupan warga,” ungkapnya.

Artanto berharap keberadaan jembatan ini mampu memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam mendukung aktivitas masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian.

“Melalui pembangunan infrastruktur ini diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” pungkas Artanto.

Ning S