blank
Kepala SDN 2 Mantingan Eli Nuryanti dan Ketua Umum Yayasan Peluk Jepara Hadi Priyanto foto bersama dengan pengurus Komite dan orang tua siswa SDN 2 Mantingan. Fpto: Dok SDN 2 Mantingan

JEPARA (SUARABARU.ID) – Dua SD Negeri di Jepara yaiu SDN 1 Sukodono dan SDN 2 Mantingan sepakat untuk menandatangani kerja sama  dalam bidang pelestarian seni ukir dengan Yayasan Pelestari Ukir Jepara. Penandatanganan MOU tersebut berlangsung antara kedua Kepala Sekolah SD tersebut,  Eli  Nuryanti, S.Pd. SD, M.Pd dengan Ketua Umum Yayasan Peluk Jepara Drs Hadi Priyanto,M.M.  di DTJ Caffe Jepara Senin, 6 April 2026. Penandatangan  dilakukan bersamaaan dengan rapat evaluasi dan persiapan Gelar Karya Siswa tahun 2026.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Ketua Komite SDN 2 Mantingan bersama anggota dan   puluhan orang tua siswa. Turut menandatangani MOU tersebut Ketua Komite SDN 1 Sukodono  Rozikin dan Kepala Desa Sukodono Sagiman serta Ketua Komite SDN 2 Mantingan Drs Sutarya MM dan Petinggi Mantingan Muhammad Syafei.  Kedua sekolah tersebut sebagian besar wali muridnya masih bekerja  di bidang mebel ukir.

blank
Penandatangan kerjasama antara SDN 2 Mantingan dengan Yayasan Pelestari Ukir Jepara. Foto: Dok SDN 2 Mantingan

Dalam kerjasama yang terdiri dari 9 pasal ini diatur tentang  maksud dan tujuan, prosedur pelayanan, tempat pelayanan, waktu pelayanan, pembiayaan, masa berlakunya perjanjian, penyelesaian perselisihan, aturan peralihan dan penutup.

Kerjasama ini menurut Eli Nuryanti, S.Pd. SD, M.Pd  untuk memastikan pelestarian seni ukir pada siswa mulai kelas 1 sampai kelas 6 dapat terus dilakukan. “Sebab   seni ukir adalah Warisan Budaya Takbenda Indonesia milik masyarakat Jepara dan juga salah satu program unggulan Bapak Bupati Jepara dalam visi Jepara Mulus,” ujarnya

Dipilihnya Yayasan Pelestari Ukir Jepara sebagai mitra  menurut Eli Nuryanti sebab sejak tahun lalu telah mulai terjalin kerjasama dalam Gelar Karya, baik dalam bidang ukir maupun fasien. “ Disamping itu lembaga ini telah memiliki tempat yang representatif di Galeri Jepara Wood Carving dan peralatan yang lengkap. Juga instruktur yang memiliki kompetensi seni ukir,” tutur Eli Nuryanti

blank
Kepala Sekolah SDN 2 Mantingan Eli Nuryanti, S.Pd. SD, M.Pd , Ketua Komite Sutarya dan Ketua Umum Yayasan Peluk Jepara Hadi Priyanto,Foto: Dok SDN 2 Mantingan

Sementara Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara Hadi Priyanto menyambut baik kerjasama ini sebagai ikhtiar bersama melestarikan seni ukir. “Kerjasama ini adalah yang pertama kali untuk satuan pendidikan setingkat pendidikan dasar. Sebelumnya, tahun lalu telah dilakukan kerjasama dengan Rektor Unisnu Jepara untuk melatih seni ukir bagi para mahasiswa,” ujar Hadi.

Ia juga menjelaskan, sejak berdirinya  Galeri Wood Carving yang diresmikan Bupati Jepara pada 6 November 2025 telah dilakukan  pelatihan Kelas Pelajar Mengukir untuk siswa  SD – SLTA hingga 16 angkatan termasuk bagi putra putri ASN. “Setidaknya kami telah melatih sekitar 525  pelajar hingga  awal April 2026 untuk mengenal seni ukir. Harapan kami kemudian tumbuh minat dan kecintaan siswa,” pintanya. Ini adalah langkah kongkrit dalam melestarikan seni ukir Jepara, khususnya bagi para pelajar, pungkas Hadi

Septiana W