blank
Para tokoh alumni STM Pancasola 1 Wonogiri, foto bersama saat mengadakan reuni dan halalbihalal di Kampung Madyorejo, Jetis, Kecamatan dan Kabupaten Sukoharjo.(Dok.Beguig SW)

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Sesama alumni, hendaknya jangan sungkan (enggan) untuk senantiasa berbagi informasi. Tujuannya, agar kebersamaan tetap guyup  lestari, menjadi sarana tetap guyub dalam membangun jalinan kanca saklawase (teman selamanya).

Harapan ini disampaikan oleh tokoh senior Alumni STM Pancasila 1 Wonogiri, Begug SW dan Joko Susilo, saat memberikan sambutan dalam reuni angkatan 1975-1980. Reuni digelar Minggu (5/4/26), di Kampung Madyorejo, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara ini, sekaligus dijadikan ajang silaturahmi halalbihalal Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Menurut KBBI, alumni adalah orang- orang yang telah mengikuti atau tamat dari sekolah atau perguruan tinggi. Alumni merupakan bentuk jamak dari alumnus (tunggal). Alumni digunakan untuk menyebut sekelompok lulusan, sedangkan alumnus untuk satu orang.

Guyub, adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti kebersamaan, rukun, kompak, saling membantu. Arti ini, mencerminkan keeratan hubungan sosial, gotong royong dan rasa persaudaraan yang tinggi antarteman.

Jejaring

Acara reuni yang dipadukan sekaligus menjadi kegiatan silaturahmi halalbihalal tersebut, menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat jejaring antarsesama alumni STM Pancasila-1 Wonogiri lulusan Tahun 1975-1980an.

Reuni di Bulan Syawal, dapat menjadi ajang untuk saling meminta maaf dan memberikan maaf. ”Saya yang dituakan dalam forum ini, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran disertai permohonan maaf, bila dalam penerimaan kami banyak kekurangannya,” ujar Begug SW.

Kegiatan ini terlaksana dengan sangat sederhana, tidak maksimal, karena tidak semua para alumni dapat hadir. ”Namun ini semua tidak menjadikan masalah, yang belum bisa hadir karena bersamaan acara yang lebih penting,” jelas Begug.

Semangat untuk tetap berteman, setiap waktu dapat dibagikan di Whatsapp Group (WAG). Jangan sungkan untuk senantiasa berkomunikasi dan berbagi informasi sesama teman. Bertegur sapa dengan sesama teman alumni, akan menjadi wujud kebersamaan dalam membangun pertemanan selamanya.

Dalam kesempatan tersebut, semua yang hadir berdoa untuk rekan-rekannya. Tujuannya, agar rekan yang sakit segera diberikan anugerah kesembuhan. Juga mendoakan sahabat-sahabat sesama alumni yang telah meninggal, semoga diberikan ampunan semua  dosa dan kesalahan semasa hidupnya, dijauhkan dari siksa kubur dan arwahnya diterima disisi-Nya.

Sebagai Sekretaris Persaudaraan Alumni, Joko Waluyo, berharap para alumni hendaknya ringan dalam berbagi informasi melalui WAG. ”Bila ada yang sakit, segera unggah khabarnya di WAG, agar kita doakan atau kita bezuk,” ujar Joko Susilo.(Bambang Pur)