blank
Ibadah Vigili Paskah 2026, dilaksanakan melalui ritual Sabtu Sunyi oleh para jemaat di sejumlah gereja di Kabupaten Wonogiri, dalam rangkaian perayaan paskah Tahun 2026.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ibadah Vigili Paskah 2026, dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Marta, di Dusun Dungwinong, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, jawa Tengah. Diikuti oleh sekitar 300 jemaat dipimpin oleh Romo Agus SVD, dengan tema ”Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera,”

Ibadah diawali dengan puja-puji melalui dendang nyanyian gerejani berirama lembut, dibarengi penyampaian narasi yang melukiskan kesunyian malam. Ini dihadirkan demi menggambarkan saat Yesus sudah meninggal, dan datang Yusuf Arimatea dan Nikodemus yang merawat jenazah serta menguburkannya.

Vigili Paskah (Malam Paskah) adalah ibadah liturgi paling sakral dalam gereja. Ini merupakan Ibadah Sabtu Sunyi yang diadakan mulai Sabtu petang (4/4/26) setelah matahari terbenam, dalam menyongsong Minggu Paskah (5/4/26). Vigili Paskah memiliki arti berjaga-jaga untuk menantikan kebangkitan Yesus Kristus, yang menandai kemenangan terang atas kegelapan dan dosa.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, jajaran Polres Wonogiri diturunkan untuk melaksanakan pengamanan seluruh rangkaian ibadah Paskah Tahun 2026. Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja, sejak Sabtu sore (4/4/26) hingga malam.

Ibadah Vigili Paskah, semalam, berlangsung di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Seperti di Kecamatan Manyaran, Slogohimo, dan Kecamatan Ngadirojo, diikuti oleh ratusan umat Kristiani.

Di Kecamatan Manyaran, ibadah Vigili Paskah digelar di Gereja Katolik Santo (ST) Petrus dan Paulus, di Desa Sendang. Ibadah dimulai Pukul 16.00, dipimpin oleh Romo Ferdi CMF dengan tema “Kebangkitan Kristus Membaharui Kemanusiaan Kita.” ”Pengamanan ibadah, dilakukan oleh personel Polsek bersama prajurit TNI AD dari Koramil Manyaran,” jelas AKP Anom Prabowo.

Sterilisasi

Kemudian di Kecamatan Slogohimo, kegiatan serupa berlangsung di Gereja Katolik ST Mikael, di Desa Ngerjopuro. Ibadah dipimpin Romo Dino dari Flores, NTT. Sebelum pelaksanaan ibadah, petugas melakukan sterilisasi area gereja yang digunakan ibadah, termasuk halaman gereja dan tempat parkir. Ini dilakukan, demi memastikan keamanan, agar ibadah berlangsung aman, nyaman dan terjauhkan dari gangguan.

Sementara itu, di Kecamatan Ngadirojo, Ibadah Vigili Paskah dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Marta, di Dusun Dungwinong, Desa Mlokomanis Wetan. Kegiatan gerejani ini, dimulai Pukul 15.30, dihadiri sekitar 300 orang jemaat, dipimpin oleh Romo Agus SVD. Mengambil tema “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera.”

Untuk tema Paskah Tahun 2026, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) adalah “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” berdasarkan 2 Korintus 5:17. Keuskupan Agung Jakarta, mengusung tema Paskah 2026: “Kepedulian Kepada Keutuhan Alam Ciptaan.” Keuskupan Agung Semarang (KAS), mengusung semangat ”Gereja Bahagia, Menginspirasi dan Mensejahterakan.”  Tema ini merupakan bagian dari Arah Dasar (Ardas) IX KAS 2026–2030, yang fokus pada perwujudan buah-buah iman dalam kehidupan bermasyarakat

Pengamanan rangkaian Ibadah Perayaan Paskah, dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif. Polres Wonogiri, tandas Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani agar aman dan khidmat dalam menjalankan ibadah Paskah. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk sterilisasi gereja guna mengantisipasi potensi gangguan.

Untuk mengamankan serangkaian ibadah dan perayaan Paskah, dilakukan secara terpadu oleh Polres bersama TNI Kodim 0728 dan Pemkab Wonogiri, dengan melibatkan aparat dari dinas dan instansi terkait. Juga melibatkan pengurus gereja sebagai unsur pengamanan internal.(Bambang Pur)