blank
Anggota TNI Jepara yang terlibat dalam Operasi Gabungan Kesiapsiagaan. Foto: Septi.

JEPARA (SUARABARU.ID) – TNI Kabupaten Jepara turut serta dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan serangkaian Pesta Lomban Jepara 2026. Start di Tempat Pelelangan Ikan TPI Jepara dan Finish pada Pelabuhan Pantai Kartini Jepara, sebanyak 12 personel TNI dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan laut secara intensif pada Tradisi Larungan Kepala Kerbau 2026, pada Sabtu 28 Maret 2026.

blank
TNI Jepara saat melakukan Operasi Kesiapsiagaan dalam Upacara Larungan. Foto: Dok. Oficial.

Selain 12 TNI Kompiang, dikerahkan juga Kodim,
Koramil dan Pos Angkatan Laut Jepara salam Operasi Gabungan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat serta kelancaran prosesi Larungan yang berlangsung di wilayah perairan Jepara.

Sebelum pelaksanaan, para personel melaksanakan sejumlah persiapan penting, di antaranya pengecekan alat materiil berupa jetsky dan perahu karet (LCR-OBM) yang akan digunakan dalam pengamanan. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap personel yang akan meng-awaki alat utama tersebut guna memastikan kesiapan dan kemampuan operasional di lapangan.

blank
Danang Suprayogi
Danki Ang Air Jepara saat bertugas bersama Kadin Kominfo dan awak kapal VIP 3.

Tidak kalah penting, briefing kepada para pelaku kegiatan juga dilaksanakan sebagai langkah awal penyamaan persepsi sebelum kegiatan dimulai.

Menurut Komandan Kompi Angkutan Air Danki Ang Air Jepara Danang Suprayogi, secara umum, tidak dilaksanakan simulasi khusus dalam rangka pengamanan. Namun demikian, telah ditegaskan bahwa apabila terjadi insiden kecelakaan laut, seluruh personel diinstruksikan untuk segera melaksanakan tindakan cepat dan tepat di lokasi kejadian.

Dalam teknis pengamanan, personel ditempatkan di sekitar kapal VIP, baik dengan posisi siaga di samping maupun bergerak secara mobile mengelilingi kapal tersebut. Koordinasi internal terhadap anggota telah dipastikan berjalan dengan baik, sementara untuk kapal lain telah disampaikan melalui briefing dan rapat akhir di tingkat kabupaten.

“Mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk, telah disiapkan langkah-langkah taktis, di mana kapal karet dan jetsky akan segera membuka jalur evakuasi bagi kapal VIP untuk Kembali,” ujar Danang saat melaksanakan operasi kesiapsiagaan.

Dia juga menambahkan bahwa himbauan kepada kapal nelayan untuk segera kembali ke darat juga menjadi bagian dari prosedur keselamatan. Meski demikian, potensi cuaca buruk umumnya telah lebih dulu diinformasikan oleh pihak terkait, sehingga dapat diantisipasi sejak awal.

“Pihak pengamanan menekankan pentingnya peningkatan keamanan laut ke depan, serta perlunya koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan kegiatan serupa dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Sementara itu, kesan positif disampaikan terhadap kinerja para personel yang dinilai telah melaksanakan tugas pengamanan laut dengan baik, disiplin, dan sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini menjadi bukti profesionalisme aparat dalam menjaga tradisi sekaligus keselamatan masyarakat.

Septiana W