blank
Pencarian korban yang diduga tenggelam masih terus dilakukan hingga pukul 10.48 Wib. Foto: Manan

JEPARA (SUARABARU.ID) – Saat kemeriahan Syawalan mewarnai hampir seluruh wilayah pantai dan tempat wisata di Jepara peristiwa naas terjadi di Air Terjun Watu Bobot Desa  Somosari,  Jepara. Dua remaja  dikabarkan tewas tenggelam di air terjun yang dilukiskan keindahannya bagai surga tersembunyi ini. Kedalaman di perkirakan 5 m. Pecarian korban yang tenggelam pukul 110.00  Wib ini  masih terus dilakukan

Korban tersebut adalah Muhammad Miftakul Koir (18 tahun)  dan Azka (18 tahun) keduanya dari Desa Bawu. Keduanya sedang bercengkerama dengan keindahan air terjun. Bersama pengunjung yang lain mereka mandi di air terjun yang sangat jernih karena langsung berasal dari mata air pegunungan.

Namun malang,  saat  mereka tengah  asyik mandi mereka terpeleset pada bagian yang cukup dalam, hingga tenggelam dan tewas. Pengelola obyek wisata yang berada disekitarnya telah mencoba memberikan pertolongan, namun tidak berhasil.

Kepala BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto yang dihubungi Suarabaru.id membenarkan peristiwa tersebut.Saat ini telah diterjunkan tim penyelam untuk mencari korban yang diduga tenggelam. ” Korban telaah ditemukan dalam keadaan meninggal duniaoleh tim penyelam” ujar Arwin yang saat itu memimpin langsung evakuasi korban

Ia menjelaskan kronologi peristiwa tragis tersebut dimulai   pada Sabtu, 28 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, empat orang berangkat dari rumah menuju lokasi wisata Air Terjun Watu Bobot, Dukuh Sepando, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, dan tiba pada pukul 08.30 WIB.

Setibanya di lokasi, salah satu korban atas nama Azka berenang, namun kemudian tenggelam. Mengetahui kejadian tersebut, Muhammad Miftahul Koir berusaha memberikan pertolongan, namun turut tenggelam.

Kedua korban kemudian ditemukan dalam waktu terpisah  pada pukul 11.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Batealit untuk penanganan lebih lanjut.

Hadepe