blank
warga Tanjung Uban, Bintang, Kepulauan Riau, berpose di Negeri Kahyangan, hari ini (Minggu, 22/3/26). Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Tempat Wisata Negeri Kahyangan, di Desa Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang, ternyata menjadi salah satu tujuan wisata pemudik Lebaran tahun ini. Di tempat parkir terlihat mobil berpelat nomor B, L, W, AD, W, BE, selain plat nomor eks-Karesidenan Kedu (AA).

Informasi yang dirangkum dari petugas di tempat wisata berhawa sejuk itu, Lebaran hari pertama (Sabtu, 21/3/26) tidak begitu banyak pengunjung. Diperkirakan 600 tiket yang terjual.

Tapi Lebaran hari kedua (Minggu, 22/3/26) lebih banyak jumlah pengunjungnya. Hari ini dilengkapi hiburan kesenian tradisional Soreng, Satrio Budoyo, dari Kampung Candran, Desa Wonolelo.

Di hari biasa, tiket tanda masuknya Rp 20 ribu/orang. Tiap Sabtu dan Minggu Rp 25 ribu/orang. Sedangkan tiket Lebaran Rp 30 ribu/orang.

Pak Blangkon (46) warga Ngalian, Semarang, menyempatkan berwisata ke Negeri Kayangan, hari ini. Pertimbangannya view-nya bagus. Dia sudah tiga kali berkunjung ke wisata di lereng Gunung Merapi dan Merbabu itu.

blank
Kesenian tradisional Tari Soreng disajikan di Negeri Kahyangan, hari ini (Minggu, 22/3/26). Foto: eko

“Saya pertama ke sini saat Kopdar Fortuner, kedua liburan menginap di Kopeng, dan ketiga hari ini,” tuturnya.

Dia menilai tempat wisata itu termasuk bisa bertahan. Biasanya, kata dia, tempat wisata, setelah setahun lalu tenggelam. “Memang harus ada inovasi mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Ketika menyaksikan kesenian tradisional yang disajikan hari ini, menurutnya, sudah oke alias bagus. Meski demikian kalau dilengkapi dengan hiburan orgen tunggal akan lebih menarik. “Kalau ada orgen tunggalnya akan lebih menarik, penonton bisa menyumbang lagu,” imbuhnya.

Ika Lisdiana asal Tanjung Uban, Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, menyatakan menyempatkan berlibur ke Negeri Kahyangan. Kebetulan dia bersama keluarganya ber-Lebaran ke wilayah Magelang. Dia menilai tempat wisata itu keren (bagus).

“Hawanya dingin, fasilitasnya bagus, spot fotonya menarik,” katanya.

Eko PriyonoÂ