SEMARANG (SUARABARU.ID)– Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 20 dosen dan 10 tenaga pendidik dari Universitas Semarang (USM), mengikuti kegiatan ‘Workshop Jurnalistik Digital: Menulis Berita dan Artikel untuk Media Sosial’. Kegiatan itu dilakukan di Ruang V32 Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) kampus setempat, Rabu (11/3/2026).
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diikuti Dekan FTP USM Prof Dr Rohadi MP, dosen dan staf tendik FTP USM itu, Kepala News Pool USM, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH.
Menurut Prof Rohadi, tujuan kegiatan ini untuk memberikan tambahan ilmu kepada para dosen dan tendik, dalam menulis artikel populer dan menulis berita. Dia berharap, usai mengikuti workshop jurnalistik ini, minat para dosen FTP dalam menulis artikel populer jadi tinggi.
BACA JUGA: USM Gelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2026
”Kegiatan ini sangat penting, karena para dosen FTP selain memiliki tugas melakukan penelitian, juga pengabdian kepada masyarakat yang kegiatannya harus dipublikasi ke media,” katanya.
Sementara itu dalam paparannya, Muhaimin menyampaikan, dalam membuat kalimat rilis berita tidak boleh beranakpinak. Selain itu juga, tidak boleh membuat opini dalam berita.
”Teks berita itu bentuk tulisan, yang menyajikan informasi mengenai peristiwa atau kejadian yang sedang atau baru saja terjadi. Teks berita memiliki sifat faktual, aktual, dan objektif, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas,” jelas Muhaimin.
BACA JUGA: Dosen Fakultas Ekonomi USM Jadi Asesor Eksternal UKK di SMK Palebon Semarang

Menurutnya, dalam penyusunan teks berita mengikuti kaidah jusnalistik, dengan menerapkan prinsip 5W 1H, What, Where, When, Who, Why, dan How. ”Fungsi berita adalah sebagai informasi, edukasi, kontrol sosial, hiburan, dan pembentuk opini,” ujarnya.
Sedangkan manfaat berita, untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pembaca, membantu pengambilan keputusan, meningkatkan kesadaran sosial, memperluas jaringan sosial dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Adapun jenis berita meliputi, berita langsung, mendalam, investigasi, feature, dan opini yang merupakan jenis berita yang menyajikan pendangan atau pendapat seseorang terhadap suatu isu atau peristiwa.
”Opini biasanya ditulis pakar atau tokoh masyarakat, yang memiliki kredibilitas di bidangnya. Tujuannya, memberikan perspektif atau analisis terhadap adanya suatu topik,” tandasnya.
Riyan













