blank
Para pendekar silat dari Persinas ASAD (berbusana warna hitam) membagi-bagikan bingkisan takjil kepada para pemakai jalan yang berhenti bersamaan dengan lampu Bangjo menyala merah.(Dok.LDII Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wonogiri, para pendekar silat dari Persinas ASAD menggelar aksi bagi-bagi ratusan takjil. Aksi kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadhan 1447 H (2026 M) ini, dilaksanakan Senin sore (9/3/26).

”Jumlah yang dibagi-bagikan sebanyak 500 takjil,” jelas tokoh senior LDII Kabupaten Wonogiri H Djoko Santosa HP. Lokasi bagi-bagi takjil ini memilih tempat di Bangjo (traffic light) simpang empat Ponten Kota Wonogiri. Dibagikan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang berhenti saat Bangjo menyala merah.

Ketua LDII Wonogiri H Sutoyo dan Ketua Persinas ASAD Dodik Setyawan SH, menyebutkan, aksi bagi-bagi takjil ini merupakan bentuk Bakti Sosial (Baksos) sebagai wujud kepedulian kepada sesama, yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan maupun warga kurang mampu.

“Alhamdulillah bagi-bagi 500 takjil dapat dilaksanakan dengan lancar dan tertib,” kata Ketua LDII Kabupaten Wonogiri Sutoyo. Disebutkan, kegiatan bagi-bagi takjil di Bulan Ramadhan ini, sudah menjadi agenda rutin tahunan bagi Pengurus LDII Kabupaten Wonogiri.

Menyegerakan

Lokasi kegiatannya berpindah-pindah. Adakalanya di ibukota kabupaten dan juga di kota-kota kecamatan, sesuai masukan yang diterima pengurus. “Tahun ini, kami berkolaborasi dengan kawan-kawan di Persinas ASAD, sehingga semakin semarak dan tambah sukses pelaksanaannya,” tandas Sutoyo.

Untuk diketahui, takjil memiliki dua arti. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), secara harfiah, takjil memiliki arti mempercepat atau menyegerakan berbuka puasa saat tiba waktu berbuka. Namun, seiring pergeseran makna di Indonesia, takjil juga diserap sebagai kata benda yang berarti makanan/kudapan untuk berbuka puasa. Kata takjil berakar dari bahasa Arab ‘ajjala yang berarti menyegerakan.

Pemilihan sasaran penerima takjil para pengendara di jalan, itu dimaksudkan agar mereka meskipun belum sampai di rumah, tapi dapat menyegerakan berbuka saat tiba waktu Maghrib. Meski posisinya masih dalam perjalanan dan belum tiba di rumah. Sehingga tidak ngebut bergegas untuk segera sampai di rumah, agar perjalanannya aman dan selamat.

Persinas ASAD adalah Perguruan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai. Yakni organisasi pencak silat Indonesia yang didirikan pada Tanggal 30 April 1993. Bertujuan melestarikan budaya bangsa, membina karakter, dan mencetak atlet berprestasi.

Berbasis pada nilai Pancasila dan UUD 1945, perguruan silat Persinas ASAD berada dalam pembinaan karakter dan keagamaan di bawah naungan LDII.(Bambang Pur)