WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Secara nasional, pergerakan masyarakat yang akan merayakan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M), diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Meski terdapat penyesuaian jadwal libur dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja di mana saja, tapi skala pelayanan tetap sangat besar.
Hal tersebut disampaikan Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) Prtatikno, Senin (2/3/26), saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) tingkat nasional di Jakarta. Rakor membahas kesiapan Operasi Ketupat 2026, sebagai upaya mewujudkan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Polres Wonogiri, mengikuti Rakor Linsek tersebut melalui zoom meeting di Aula Sanika Satyawada Mapolres Wonogiri. Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, ikut hadir Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kasdim 0728 Mayor Inf Suwandi bersama unsur Fokopimda. Kapolres diwakili Wakapolres Kompol Parwanto, hadir bersama para Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek se jajaran. Juga hadir para kepala dinas dan Instansi bersama para pihak terkait.
Kegiatan ini merupakan langkah awal penguatan sinergi dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Rakor mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Berkaitan curah hujan masih tinggi, diingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah. Oleh karena itu, mitigasi bencana, kesiapan jalur alternatif, serta deteksi dini menjadi prioritas utama.
Ketupat
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, secara nasional Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung dari Tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026. Operasi kepolisian ini, akan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan.
Kementerian Perhubungan, memastikan kesiapan ribuan armada dan penerapan diskon tarif transportasi. Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional, menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menyiapkan mitigasi bencana, serta menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem. Terkait ini, TNI menyiapkan lebih dari 105 ribu prajurit, untuk membantu Polri. Kementerian Agama, menginstruksikan ribuan masjid di jalur mudik untuk dibuka 24 jam, sebagai rest area alternatif bagi pemudik.
Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, menyampaikan, siap menindaklanjuti hasil Rakor tersebut, dengan memaksimalkan kesiapan personel, menyiapkan sarana prasarana, serta bersinergi bersama TNI, Pemkab dan seluruh stakeholder di wilayah Kabupaten Wonogiri.
“Polres Wonogiri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis dan responsif. Masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman dan lancar,” tegas Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto. Dengan sinergi lintas sektor yang solid, Polres Wonogiri optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan sukses.(Bambang Pur)













