blank
Telkomsel memberikan satu unit motor NMax kepada warga Demak, Solikudin (Udin), sebagai hadiah dari Program SIMPATI Hoki. foto : ist./tlkmsl

DEMAK (SUARABARU.ID) — Sebuah kisah haru datang dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Seorang tukang pijat mendapat hadiah dari program SIMPATI Hoki.

Solikudin atau akrab disapa Pak Udin dan telah menggunakan layanan Telkomsel selama kurang lebih 25 tahun mendapat motor NMax dari program SIMPATI Hoki setelah melalui perjalanan emosional yang penuh haru.

Delapan bulan sebelumnya, Pak Udin mengalami musibah, sepeda motor yang ia gunakan untuk bekerja sehari-hari hilang akibat penipuan.

Motor tersebut masih dalam masa cicilan, sehingga kehilangan itu tidak hanya memukul secara ekonomi, tetapi juga memengaruhi mata pencahariannya sebagai tukang pijat yang harus berpindah dari satu pelanggan ke pelanggan lain.

Ketika Telkomsel menghubungi Pak Udin untuk menyampaikan kabar bahwa dirinya memenangkan hadiah sepeda motor, beliau justru diliputi rasa takut dan tidak percaya.

Trauma akibat penipuan yang pernah dialami membuatnya khawatir bahwa kabar tersebut hanyalah modus penipuan baru.

Akibatnya, proses penyerahan hadiah sempat tertunda karena Pak Udin berulang kali menolak komunikasi dari petugas.

Dengan penuh empati, Telkomsel kemudian mengambil pendekatan yang lebih personal.

Salah satu karyawan berinisiatif menghubungi Pak Udin sebagai calon pelanggan jasa pijatnya.

Pendekatan tersebut akhirnya membuka ruang komunikasi yang lebih hangat dan membangun kepercayaan.

Setelah mendapatkan penjelasan secara langsung dan meyakinkan, Pak Udin pun memahami bahwa hadiah tersebut nyata dan merupakan bentuk apresiasi Telkomsel kepada pelanggan setianya.

blank
Solikudin (Udin), warga Demak yang sehari – hari bekerja sebagai tukang pijat mendapat hadiah motor NMax dari Program SIMPATI Hoki. foto : ist./tlkmsl

Momen penyerahan hadiah berlangsung penuh haru saat digelar di Kantor Grapari Telkomsel Demak.

Bagi Pak Udin, sepeda motor tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan harapan baru untuk kembali bekerja dengan tenang dan melanjutkan kehidupannya.

“Telkomsel menegaskan bahwa seluruh program berhadiah yang diselenggarakan tidak memungut biaya apa pun dari pelanggan,” kata Corporate Communications Regional Jawa Tengah & DIY, Wildan Nugraha.

Dirinya juga berpesan, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dan memastikan informasi hanya diperoleh melalui kanal resmi.

Kisah Pak Udin menjadi pengingat bahwa loyalitas pelanggan adalah hal yang sangat berharga, dan di balik setiap nomor yang digunakan, terdapat cerita kehidupan yang penuh perjuangan.

Hery Priyono