WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Polisi bersama para pendekar silat dan pengurus organisasi bela diri di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, bersinergi melakukan aksi bagi-bagi takjil menjelang waktu berbuka. Aksi bersama di Bulan Ramadhan ini, dilakukan demi memperkuat kerukunan melalui kebersamaan dalam jalinan persaudaraan.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, semangat kebersamaan dan persaudaraan, mewarnai aksi bagi-bagi takjil yang digelar bersama jajaran Polres Wonogiri melalui Polsek Purwantoro tersebut. Ini dilakukan bersama Forum Komunikasi Pencak Silat dan Bela Diri (FKPSB) Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan yang dilakukan Sabtu sore (28/2/26) tersebut, mengambil lokasi di depan Mapolsek Purwantoro, pada tepi ruas jalan raya antarprovinsi. Yakni di lintas Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah – Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Purwantoro Iptu Nugroho Setyo Hartono, dengan melibatkan prajurit TNI AD dari Koramil-19 Purwantoro Kodim 0728 Wonogiri. Juga melibatkan Pengurus FKPSB, Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), serta para Pendekar dari berbagai perguruan pencak silat dan bela diri, yang ada di wilayah Kecamatan Purwantoro.
Berbagi
Dalam jalinan kebersamaan, mereka peduli membagikan ratusan takjil kepada masyarakat, utamanya para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Purwantoro. Aksi mereka ini, menjadi wujud kepedulian sosial rela berbagi kepada warga masyarakat di Bulan Suci Ramadhan 1447 H (2026 M).
Kapolsek Purwantoro Iptu Nugroho Setyo Hartono, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi jajaran Polri, TNI bersama perguruan silat dan organisasi bela diri serta masyarakat. Melalui kegiatan ini, juga menjadi sarana memperkuat soliditas dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, utamanya di wilayah Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, sebagai tapal batas dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, kolaborasi lintas elemen masyarakat seperti ini, memiliki nilai strategis dalam menjaga persatuan dan kerukunan, terlebih di Bulan Suci Ramadhan. “Kegiatan berbagi takjil, ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga simbol persatuan,” tegas AKP Anom Prabowo.
Polres Wonogiri, tambah AKP Anom, mengapresiasi peran aktif perguruan pencak silat dan organisasi bela diri yang bersatu, untuk melaksanakan langkah kebersamaan dalam kegiatan positif. Sehingga menjadi contoh bagi masyarakat, dalam menjaga kerukunan dan keamanan. Sinergi antara kepolisian bersama seluruh komponen masyarakat, menjadi bagian dari upaya preventif menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif.(Bambang Pur)













