blank
Pertamina kembali menambah pasokan elpiji selama Ramadan. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) — Mengantisilasi meningkatnya kebutuhan elpiji selama Ramadan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah kembali menyalurkan tambahan pasokan LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah strategis, termasuk Semarang dan kawasan Muria Raya di Jawa Tengah.

Total sebanyak 710.160 tabung LPG 3 kg atau setara 2.130 metrik ton (MT) digelontorkan sebagai extra dropping, yakni tambahan distribusi di luar alokasi harian reguler. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa penambahan pasokan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah setelah melihat tren peningkatan kebutuhan LPG subsidi setiap Ramadan.

“Extra dropping ini merupakan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah atas tren peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan. Tambahan 710.160 tabung akan disalurkan secara bertahap mulai hari ini hingga minggu depan dan akan terus kami evaluasi sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Stok Diperkuat di Pangkalan Resmi

Pertamina memastikan tambahan distribusi langsung memperkuat stok di pangkalan resmi agar masyarakat tetap bisa memperoleh LPG subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan. Lokasi pangkalan terdekat dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id dengan memasukkan lokasi tempat tinggal untuk mengetahui titik distribusi resmi.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih selektif dalam membeli LPG subsidi dan menghindari pengecer yang menjual di atas HET.

Pertamina menegaskan harga LPG 3 kg di tingkat pangkalan berada pada kisaran HET Rp18.000 per tabung. Pembelian di luar pangkalan resmi berpotensi menyebabkan harga lebih mahal akibat rantai distribusi tambahan.

“Secara rata-rata, di setiap desa atau kelurahan terdapat sekitar sembilan hingga sepuluh pangkalan resmi LPG 3 kg yang telah terdaftar dan diawasi, sehingga akses masyarakat terhadap LPG subsidi tetap terjaga,” tambahnya.

Distribusi Dipantau Ketat Selama Ramadan

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, Pertamina terus melakukan monitoring intensif serta berkoordinasi aktif dengan pemerintah daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan LPG subsidi sekaligus mencegah kelangkaan di tengah meningkatnya aktivitas rumah tangga dan usaha mikro selama Ramadan.

Dengan tambahan extra dropping ini, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat di wilayah Semarang dan Muria Raya tetap terpenuhi hingga puncak Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Ali Bustomi