blank
Para penumpang Bus Trans Jateng di Terminal Gubug, antre masuk dalam bus, yang akan membawa mereka menuju arah Semarang. Foto: hms

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Kota Semarang – Gubug (Grobogan) masih terdampak, menyusul banjir di Kabupaten Grobogan sejak lebih dari sepekan terakhir.

Selain itu, akses jalur Semarang – Grobogan putus akibat jebolnya tanggul Sungai Tunyang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Senin, 16 Februari 2026. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan, operasional rute BRT Trans Jateng, Semarang – Gubug tidak mencapai terminal akhir.

“Kalau rute ke Grobogan memang (pemberhentiannya) tidak sampai terminal terakhir. Hari ini saya belum cek lagi,” katanya, saat dihubungi awak media dari Kota Semarang, 24 Februari 2026.

Dikatakannya, operasional BRT Trans Jateng yang tidak penuh ini memang berdampak pada penumpang.

Terlebih, BRT Trans Jateng rute ini menjadi favorit masyarakat. Khususnya kalangan buruh pabrik, yang bisa naik dengan harga Rp1.000.

“Sementara memang tidak kita alihkan (rute),” katanya.

Kepala Balai Trans Jateng, Agung Pramono, mengatakan, operasional armada saat ini hanya dari Semarang – Gubug. Tidak sampai ke Godong.

“Jadi kalau misalnya yang Gubug ke Godong memang tidak bisa dilewati. Tidak ada jalur alternatif yang memungkinkan untuk bisa kita lewat,” ucapnya.

Pun dari arah sebaliknya, kata Agung, rute Godong – Gubug, belum bisa terlayani. Untuk saat ini dilayani oleh angkutan-angkutan lokal dan daring.

Pengurangan Armada

Agung mengatakan, jumlah  armada juga dikurangi, supaya tidak menjadi pemboroasan operasional di lapangan. Di mana jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan penumpang yang ada.

“Jadi bus yang beroperasi dari 14 menjadi 12 armada,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, operasional rute penuh menunggu perbaikan jalur yang terputus, oleh dinas terkait.

“Ya, paling tidak kita menginginkan sebelum lebaran sudah normal. Tergantung kecepatan daripada perbaikan jalan,” katanya. (*)

Diaz A Abidin