GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar mandi Pasar Grenggeng, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Penemuan pria di dalam kamar mandi tersebut sempat menggegerkan para pedagang dan pengunjung pasar yang tengah aktivitas jual beli.
Kejadian meninggalnya pria di kamar mandi Pasar Grenggeng, Sumberjosari, Karangrayung, Grobogan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA : 100 Tahun NU, Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia
Korban diketahui bernama Muslikhan (51), warga Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto melalui laporan resminya menjelaskan bahwa korban sebelumnya mengantar sang istri, Suneki, ke Pasar Grenggeng sekitar pukul 04.10 WIB untuk berjualan ikan, yang menjadi mata pencaharian mereka sehari-hari.
Setibanya di pasar, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak enak badan. Ia menyampaikan kepada istrinya bahwa dirinya merasa masuk angin dan telah mengonsumsi obat herbal.
BACA JUGA : Apresiasi Loyalitas, Bank Jateng Rembang Bagi-Bagi Hadiah
“Korban mengaku tidak enak badan dan sempat minum obat herbal sebelum menunggu di mobil,” ungkap AKP Sunarto.
Istri korban kemudian melanjutkan aktivitas berjualan ikan di dalam pasar, sementara korban memilih menunggu di mobil yang terparkir di sekitar lokasi pasar.
Namun, saat aktivitas jual beli usai sekitar pukul 10.00 WIB, istri korban tidak menemukan suaminya berada di dalam mobil. Ia mulai mencari korban di sekitar area Pasar Grenggeng.
Pencarian berlanjut hingga ke kamar mandi umum pasar. Salah satu pintu kamar mandi diketahui dalam kondisi tertutup dan tidak merespons saat dipanggil.
Dengan perasaan cemas, pintu kamar mandi tersebut akhirnya dibuka. Istri korban mendapati suaminya sudah dalam posisi telungkup di lantai kamar mandi dan tidak bergerak.
Melihat kondisi tersebut, istri korban langsung berteriak meminta pertolongan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Salah seorang pedagang pasar, Siti Rohmah, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Karangrayung. Mendapatkan laporan tersebut, anggota kepolisian datang langsung ke Pasar Grenggeng.
Petugas Polsek Karangrayung bersama tenaga medis dari Puskesmas Karangrayung I segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.
Saat petugas tiba di TKP, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di dalam kamar mandi. Korban saat itu hanya mengenakan celana dalam dan baju berwarna biru.
BACA JUGA : Pencuri Nekat dan Meresahkan di Sragen, Padi Baru Awal Menguning Sudah Dibabat
Hasil pemeriksaan luar menunjukkan kondisi kaku mayat telah terjadi. Selain itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga kuat korban meninggal dunia karena sakit,” terang petugas medis yang melakukan pemeriksaan di lokasi.
Kapolsek Karangrayung menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, dugaan tersebut diperkuat sebelum meninggal dunia, korban memang mengeluhkan kondisi badan yang tidak enak.
Pihak keluarga menerima kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. Usai dilakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
TYA WIDYA













