SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat di lingkungan sekitar, PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang melalui gugus tugas Srikandi kembali berpartisipasi dalam menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan yang disalurkan berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan ibadah yang diserahkan kepada sejumlah masjid di tiga kelurahan di Kecamatan Semarang Utara pada Kamis (22/1/2026).
Bersinergi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, fokus utama bantuan kali ini adalah peremajaan perangkat tata suara (sound system) dan perlengkapan interior untuk meningkatkan kekhusyukan dan kenyamanan jemaah dalam beribadah.
Kegiatan penyaluran ini dihadiri oleh Srikandi PLN Indonesia Power UBP Semarang, yang merupakan representasi pegawai perempuan PLN Indonesia Power dalam peran aktifnya pada pemberdayaan masyarakat dan sosial.
Bantuan disalurkan tersebar di tiga kelurahan. Pertama di Kelurahan Kemijen, tepatnya di Masjid Al Muttaqin (RW 5) menerima karpet imam kualitas premium dan speaker dinding untuk meningkatkan kualitas audio di dalam ruangan, dan Mushala Baitussalam (RW 4) yang menerima satu set lengkap sound system dan speaker luar untuk jangkauan suara azan yang lebih baik.
Kedua, Kelurahan Tanjung Mas, yakni disalurkan di
Mushala Nurul Furqon (RW 15) berupa power amplifier berkapasitas besar, serta kipas angin dinding guna menunjang sirkulasi udara jemaah.
Ketiga, Kelurahan Tambakrejo tepatnya di Mushala Nurul Qomar (RW 1), yang menerima paket bantuan berupa speaker dinding dan power amplifier.
Retno Wulandari, Assistant Manager Keamanan dan Humas sekaligus perwakilan dari Srikandi PLN Indonesia Power UBP Semarang menyebut, keterlibatan Srikandi dalam kegiatan ini merupakan bukti bahwa peran perempuan di PLN IP tidak hanya pada aspek operasional kelistrikan, namun juga menjadi garda terdepan dalam aspek sosial kemasyarakatan.
“Kami menyadari bahwa masjid dan mushala adalah pusat kegiatan keagamaan bagi warga. Dengan bantuan perangkat audio dan interior ini, kami berharap kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan lancar, dan jemaah merasa lebih nyaman saat beribadah,” kata Retno.
Menurutnya, ini adalah bentuk terima kasih PLN IP atas dukungan masyarakat terhadap operasional pembangkit selama ini.













