blank
Untuk menandai launching program TMS, para Takmir Masjid Al Falah yang mengadakan Rakor berfoto bersama.(Dok.Begug SW)

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Takmir Al Falah di kampung Madyorejo, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, me-launching program yang diberi label ‘Tiket Masuk Surga’ (TMS). Ini dilakukan sebagai upaya mengumpulkan infaq, sebagai sarana Menuju Jamaah Mandiri (MJM).

Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug SW, mengabarkan, program  TMS adalah salah satu upaya untuk mengumpulkan infaq khsusus dari bapak bapak yang aktif sebagai jamaah sholat di masjid Al Falah. Program ini, diharapkan dapat memicu dan memacu kesadaran, tentang betapa pentingnya peran jamaah menjaga kemandirian masjid melalui cara berinfaq.

Berdasarkan data 4 tahun terakhir, beaya operasional masjid Al Falah setiap bulan sebesar Rp 10.310.000,- Beaya tersebut, untuk kebutuhan listrik, dakwah, ibadah, pendidikan/TPQ dan kebutuhan rumah tangga non konsumsi.

Sementara itu, rata rata jumlah jamaah yang hadir di masjid setiap hari sekitar 100 orang, atau singkatnya kebutuhan biaya operasional masjid setiap hari per orang  Rp 3.500,- Saat ini, infaq yang masuk ke kas masjid setiap bulan baru tercapai 50 persen dari kebutuhan. Demikian disampaikan Ketua Takmir Masjid Al Falah, Rudy Setyohadi, saat memberikan pengantar dalam acara launching program TMS tersebut.

Defisit

Untuk mengatasi kekurangan biaya operasional, pengurus harus membuat program dalam kiat mencari solusi defisit anggaran tersebut. Yakni dengan mengoptimalkan potensi jamaah, dengan harapan defisit anggaran bisa teratasi. Program gerakan Menuju Jamaah Mandiri (MJM), dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) pengurus baru, bersama para pejuang masjid Al Falah. Rakor digelar di warung Kadir Food Court di Jalan Agung Madyorejo RT 01/RW 07 Kelurahan Jetis, Kecamatan dan Kabupaten Sukoharjo.

Rakor dipimpin Ketua Takmir Ir H Rudy Setyohadi. Disebutkan, pengurus adalah ssosok pejuang yang harus mampu menjadi motor dan motivator bagi jamaah. Maka diperlukan kreatifitas agar potensi jamaah bisa digali, sekaligus pengurus bisa memberikan rasa nyaman kepada jamaah dalam semua kegiatan di masjid.

Kepada para peserta Rakor, diberikan motivasi bahwa kita semua mempunyai tanggung jawab yang berat dan besar, terhadap keberlangsungan kegiatan masjid. Tapi ingatlah, tambah Rudy, bahwa Allah SWT menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang sungguh-sungguh menolong agama Allah.

Lebih lanjut  disampaikan pesan Nabi Muhammad SAW, bahwa barang siapa mengajak suatu kebaikan, maka dia akan mendapat pahala yang sepadan dengan orang yang melakukannya. Bersama Rakor tersebut, pengurus membagikan “Tiket Masuk Suraga” kepada para koordinator di masing-masing zona, disertai dengan kalender Al Falah edisi Tahun 2026.(Bambang Pur)