WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Komunitas pengusaha sound yang terdiri atas gabungan para pemilik mesin pelantang suara, menggelar aksi budaya penggalangan dana. Mereka yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Sound Indonesia (APSI) Kabupaten Wonogiri ini, menggelar aksi panggung hiburan di lapangan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, untuk mendukung sukses gelaran aksi mereka, Polres melalui Polsek Ngadirojo peduli mengawal dan mengamankan event yang yang mereka gelar. Yang dimeriahkan dengan hiburan musik Campursari dan kesenian Reog Ponorogo.
Aksi mereka, digelar dalam upaya penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di Aceh dan Sumatera. Kegiatan sosial ini, dihadiri unsur Forkopimcam Ngadirojo, Perangkat Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan APSI dari sejumlah daerah. Selain menjadi hiburan rakyat, acara juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi langsung dalam aksi kemanusiaan melalui donasi.
Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono yang hadir, sekaligus bertindak sebagai pengendali pengamanan. Jajaran Polsek Ngadirojo bersinergi dengan Koramil setempat untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib hingga selesai.
Sosial
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, sebagaimana diungkapkan Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Polres Wonogiri mendukung penuh setiap kegiatan masyarakat yang bersifat sosial dan kemanusiaan.
”Kehadiran Polri tidak hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun empati dan kepedulian bersama terhadap sesama,” ujar AKP Anom Prabowo. Pengamanan dilakukan secara humanis agar masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman, meski cuaca sempat diguyur hujan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib dan lancar. Ini merupakan wujud sinergi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, panitia, serta masyarakat,” tandas AKP Anom Prabowo.
Untuk diketahui, komunitas sound ada yang menamakan kelompoknya sebagai horeg. Yakni mereka yang menjadi penggemar sistem audio bertenaga besar. Biasa menggelar aksi panggung dan hiburan jalanan. Dalam beberapa event Sound Carnaval Indonesia, seperti karnaval dan pawai kesenian, mereka menyertakan musik remix kencang. Juga diperkaya dengan sajian tari-tarian dengan teknik lighting yang tergarap secara apik, demi menghadirkan tampilan yang menarik
.(Bambang Pur)













