KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Ribuan warga Kebumen memadati kawasan Kapal Mendoan Alun-alun Pancasila, Rabu (31/12) 2025 malam.
Bahkan sejak petang antusiasme warga mewarnai kawasan Kapal Mendoan dan pusat kuliner Kebumen. 20.000 porsi makan gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mengisi perayaan malam pergantian tahun langsung ludes diserbu warga.
Keriuhan terasa sebelum acara resmi dimulai. Di beberapa titik, petugas terpaksa dikerahkan untuk mengatur antrean warga yang mulai berebut di stan kuliner. Melalui pengeras suara, petugas terus mengimbau masyarakat agar tetap tertib demi kenyamanan bersama.
Bahkan jalan menuju kawasan Alun-alun Kebumen petang itu padat merayap. Kendaraan roda empat tak bisa masuk ke area Alun-alun. Banyak warga dari pedesaan sengaja naik angkutan seperti mobil station dan pikap, parkir di luar Alun-alun, selanjutnya jalan kaki berburu makan gratis.

Tepat pukul 18.31 WIB, Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara simbolis membuka pesta rakyat ini dengan menekan tombol sirine dari lantai atas Kapal Mendoan.
“Hitung sama-sama ya. Bismillahirrahmanirrahim, tiga, dua, satu!” ucap Bupati Lilis didampigi sauanta H Mohammad Yahya Fuad, disambut riuh sorak pengunjung yang ikut menghitung mundur.
Mengusung semangat “Cita Rasa Lokal, Semangat Kebersamaan”, Pemkab Kebumen menggandeng 234 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar di lima titik strategis
Jalan Sutoyo ada 43 PKL, Jalan Veteran 19 PKL. Jalanl Pahlawan 17 PKL, Kapal Mendoan (Lantai Atas) 77 PKL Kapal Mendoan (Lantai Bawah) 78 PKL
Seorang perempuan asal Desa Karangjambu, Sruweng, mengaku sangat senang dengan adanya acara ini. Ia berhasil mendapatkan beragam menu mulai dari nasi goreng hingga soto.
“Dapat nasi goreng, mie goreng, dan soto. Tinggal uangnya saja yang belum dapat,”tukasnya . Ia pun mengapresiasi langkah Bupati dan Pemkab Kebumen menghadirkan hiburan sekaligus bantuan pangan bagi warga.
Senada dengan Ina, Astuti, salah satu penjual ayam geprek, merasa sangat terbantu. Ia mendapatkan kuota 125 porsi dengan harga kompensasi Rp 12.000 per porsi dari pemerintah.
“Terima kasih atas kegiatan ini. Mudah-mudahan sering diadakan. Jujur, kalau tidak ada even seperti ini, penjualan kami biasanya sepi,” ungkap Feri.
Pemkab Kebumen berharap program pesta rakyat makan gratis itu tidak hanya membawa kegembiraan bagi masyarakat di malam tahun baru. Namun juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal para PKL dan menjaga kondusivitas daerah.
Komper Wardopo













