BLORA (SUARABARU.ID)– Pasangan suami-istri warga negara Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald, berkunjung ke Kabupaten Blora untuk menemui Soesilo Toer, adik sastrawan ternama Pramoedya Ananta Toer.
Kunjungan pasangan asal Jerman ini dilandasi kedekatan emosional yang telah terjalin lama antara keluarga Liewald dan keluarga Pramoedya.
Pasangan asal Jerman itu tiba Sabtu (31/05/2026) malam dan menginap di salah satu hotel di kota Blora. Keesokan harinya, Minggu (01/06/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, mereka mendatangi rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer yang kini ditempati Soesilo Toer.
Setibanya di lokasi, Joann dan Claudia disambut hangat oleh keluarga Soesilo. Keduanya kemudian menghampiri Soesilo Toer yang tengah beristirahat di kursi dan menyapanya dengan ucapan,
“Selamat pagi.” Sapaan sederhana itu menjadi salah satu kosakata bahasa Indonesia yang mereka kuasai.
Karena kondisi pendengaran Soesilo yang telah menurun akibat faktor usia, Joann harus mengulangi ucapannya sambil mendekatkan mulut ke telinga Soesilo agar pesan yang disampaikan dapat terdengar jelas.
Dalam kesempatan tersebut, Joann menuturkan bahwa tujuan utama kedatangannya ke Blora adalah untuk menjenguk Soesilo Toer secara langsung.
“I want to visit Soes,” ujar Joann saat ditemui media, Selasa (02/06/2026).
Joann menjelaskan, hubungan emosional keluarganya dengan keluarga Pramoedya bermula dari peran sang ibu, Margit Liewald, yang menunjukkan kepedulian terhadap Pramoedya Ananta Toer saat menjalani pembuangan di Pulau Buru pada masa lalu.
Menurut Joann, ibunya ikut membantu penggalangan dana di Jerman melalui Amnesty International untuk mendukung keluarga Pramoedya. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada keluarga di Blora atas saran Soesilo Toer.
Secara tidak langsung, Joann mengatakan bahwa langkah itu ditempuh karena bantuan yang dikirim langsung kepada Pramoedya di Pulau Buru dikhawatirkan tidak akan sampai. Karena itulah, dukungan diberikan melalui pihak keluarga.
Ikatan yang terjalin sejak masa itu membuat Joann merasa memiliki tanggung jawab moral untuk datang dan bertemu langsung dengan Soesilo Toer. Ia mengaku bahagia dapat mewujudkan keinginannya tersebut. “Saya senang bisa bertemu,” kata Joann.
Selama beberapa hari berada di Blora, Joann dan Claudia belum menyusun agenda khusus. Namun, mereka mengaku tertarik untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut, di antaranya Heritage Trainz Loco Tour Cepu dan Gua Terawang.
Kunjungan pasangan asal Jerman itu menjadi bukti bahwa hubungan kemanusiaan yang terjalin puluhan tahun lalu masih terjaga hingga kini, melampaui batas negara dan generasi.
El Nyunanto













