SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Sabtu hari ini (27/12/25), para umat Kristiani jemaat wilayah tengah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Induk Wonogiri, merayakan Natal bersama di objek wisata Kidoland. Lokasi objek wisata segala usia, Kidoland, berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Perayaan Natal akan diawali dengan melakukan ibadah persembahyangan bersama. Kegiatan ritual ibadah keagamaan umat Kristiani ini, dilakukan oleh seluruh jemaat bersama anggota keluarganya masing-masing.
Sementara itu, sejak kemarin, wilayah Kabupaten Wonogiri diguyur hujan berkapanjangan. Meski dalam cuaca yang kurang bersahabat, persembahayangan ibadah Natal 2025 di gereja-geraja berlangsung khidmat, aman, damai, lancar dan terjauhkan dari ancaman gangguan dari kelompok intoleransi.
Itu sebagaimana berlangsung pada pelaksanaan Ibadah Natal 2025 di Gereja Keluarga Allah (GBIKA), di Jalan Murtipranoto yang berada di Kampung Sanggrahan, Kelurahan Giripurwo, Kota Wonogiri. Pengamanan Ibadah Natal di GBIKA, dilakukan oleh personel yang berjaga di Pos Terpadu depan Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul.
Pengamanan Ibadah Natal, dipimpin Kepala (Ka) Jaga-I Ipda Adwan Wibowo. Bersama para personel jaga, mereka juga mengamankan lingkungan di sekitar area gereja. Termasuk melakukan tugas pengaturan arus lalu lintas yang lewat di depan gereja. Pengaturan dilakukan, untuk menciptakan agar arus lalu lintas agar tetap lancar, aman, tertib dan terkendali.
Di Gereja Katolik Santo Petrus Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Misa Natal 2025 dipimpin oleh Romo Barnabas Kara OCD. Mengusung tema: ”Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga.” Pengamanan Misa Natal dilakukan personel Polsek Sidoharjo bersama prajurit TNI dari Koramil-17.
Komitmen
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan, pengamanan Ibadah Natal, merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh umat Kristiani yang menjalankan ibadah.
“Walaupun cuaca hujan, personel tetap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dengan tindakan profesional,” tegas AKP Anom Prabowo. Ini, tambah AKP Anom, merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam menjamin situasi keamanan agar tetap berlangsung kondusif.
Ditambahkan, pengamanan dilakukan bersama secara gabungan. Ini menjadi wujud sinergi antara personel kepolisian bersama aparat keamanan terkait, beserta pengelola tempat ibadah dan masyarakat. Bentuk kebersamaan ini, menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana perayaan Natal yang aman, damai dan penuh khidmat.
Polres Wonogiri mengimbau seluruh elemen masyarakat, untuk terus menjaga kerukunan serta bersama-sama menciptakan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), agar tetap aman dan kondusif. Khususnya selama berlangsungnya rangkaian perayaan hari besar keagamaan Natal yang dilakukan umat Kristiani.(Bambang Pur)













