KUDUS (SUARABARU.ID) – Kabar duka menyelimuti Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Dua bocah laki-laki ditemukan tewas tenggelam di sebuah kubangan bekas galian C pada Sabtu (20/12/2025) siang.
Insiden memilukan ini seakan mengulang peristiwa lima tahun lalu ketika empat bocah juga tewas tenggelam di lokasi yang hampir sama.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui bernama Ahmad Syukron Mamun (8) dan Muhammad Amrahgam Dhiyauddin (8). Keduanya merupakan warga Desa Klumpit RT 3 RW 8, Kecamatan Gebog.
Menurut keterangan Bhabinkamtibmas Desa Klumpit, Eko Hadi, kedua korban awalnya bermain bersama seorang teman lainnya di area bekas tambang tersebut. Diduga, kedua korban berniat untuk berenang atau mandi di kubangan air tersebut.
“Diduga memang sengaja mandi. Sebab, saat ditemukan, kedua korban sudah tidak memakai baju,” ujar Eko Hadi.
Saat kedua temannya tenggelam, satu bocah yang selamat segera berlari mencari pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi dan melarikan kedua korban ke RSI Kudus, namun nyawa mereka tidak tertolong.
Berdasarkan pengecekan di lapangan, kubangan bekas galian C tersebut ternyata sangat membahayakan. Air yang tenang menutupi kedalaman yang mencapai 2 hingga 3 meter, ditambah dengan endapan lumpur yang tebal di dasarnya.
Menurut Eko, lokasi galian C tersebut, berdasarkan informasi warga sering digunakan bermain anak-anak setempat. Kubangan tersebut merupakan bekas dari galian C yang ada di desa setempat.
Tragedi yang Terulang













