JEPARA (SUARABARU.ID) – Sebanyak 794 murid SMP Negeri 3 Jepara telah mengunjungi sejumlah obyek wisata yang ada di Jepara, seperti Aqurium Kura-kura Pantai Kartini Jepara, Museum Kartini Jepara, Makam Sultan Hadlirin Mantingan Jepara.
Acara ini dilaksanakan selama tiga hari berjenjang, mulai tanggal 15 Desember 2025 sampai dengan 17 Desember 2025 dengan tujuan mengajak murid lebih mengenal wilayah Jepara sendiri yang memiliki banyak tempaat wisata edukasi. Kegiatan ini juga dirancang untuk menyajikan permainan berbasis pendidikan yang berbeda setiap harinya. Seluruh kegiatan sudah terkonsep dengan baik karena dipandu oleh koordinator kegiatan yang dibantu oleh Kesiswaan dan para wali kelas 7, 8, dan 9.

Pada Senin, 15 Desember 2025, Pantai Kartini Jepara menyambut kunjungan 288 murid dan 17 wali kelas, kesiswaan, dan koordinator kegiatan dengan serangkaian acara permainan edukasi sebelum memasuki Aquarium Kura-kura yang ada di dalam tempat wisata Pantai Kartini.
“Acara ini sebenarnya bukan hanya hanya Eduwisata saja, tetapi memberikan gambaran kearifan lokal kepada murid juga keterampilan di luar kelas,” ujar Purnomo, S.Pd. sebagai salah satu koordinator kegiatan.

Kegiatan utama di hari kedua, Selasa 16 Desember 2025 yakni berkunjung ke Museum Kartini. Sebanyak 248 murid dan 16 wali kelas, kesiswaan, dan koordinator kegiatan antusias dalam mengikuti penjelasan dari pemandu museum terkaiat dengan sejarah kehidupan R.A. Kartini, tentang Jepara, juga tentang kondisi sosial budaya masyarakat Jepara.
Merupakan kegiatan hari ketiga, tepatnya Rabu, 17 Desember 2025 sebanyak 258 murid dan 16 wali kelas, kesiswaan, dan koordinator kegiatan merangsek menuju ke Masjid Mantingan yang juga merupakan tempat bersejarah dari keberadaan makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalimyamat.

Dengankegiatantersebut murid mendapatkan pengetahuan tentang sepak terjang para tokoh yang ada di Jepara sekaligus wisata religi dengan berdoa bersama dan melaksanakan salat dhuha di masjid Mantingan atau dikenal dengan Masjid Astana Sultan Hadlirin, yang merupakan masjid kuno bersejarah tempat dimakamkannya Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat.
Masjid ini terkenal dengan arsitektur perpaduan Hindu-Buddha, Jawa, dan Tiongkok, serta ornamen piring keramik Tiongkok yang khas.


Kegiatan ini dilaksanakan sesuai regulasi pariwisata umum dan instruksi terbaru dalam bentuk Surat Edaran (SE) Bupati, walaupun hingga tahun 2025 belum ada kebijakan spesifik mengenai Eduwisata, namun sudah diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) Tunggal beberapa poin penting terkait regulasi Eduwisata di Jepara.

Semua peserta antusias mengikuti Kegitan eduwisata yang diselenggarakan SMP Negeri 3 Jepara, terlihat banyaknya respon murid yang memfoto, menanyakan kepada pemandu, mencatat dan membuat laporan eduwista yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut dan kegiatan ini dilaksanakan karena kerja rama-ramai tanpa mengenal kasta nan damai.
Hadepe – R. Tri Yudi Sulistyo













