MAGELANG (SUARABARU.ID) – Baru kali pertama digelar, Turnamen Voli Wali Kota Cup 2025 berhasil menarik perhatian klub voli di Jateng dan DIY, baik putra maupun putri,
Sebanyak 32 tim yang terbagi 16 putra dan 16 putri akan berlaga pada kegiatan yang digelar di GOR Samapta dan SMA Negeri 5 Magelang 16-18 Desember 2025.
Kejuaraan itu memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Magelang, dengan total hadiah yang disediakan Rp 20 juta.
‘’Sebenarnya klub yang mendaftar cukup banyak. Sekitar 80 klub, bukti peserta antusias ikut Wali Kota Cup. Karena keterbatasan waktu, tempat dan dana, maka kami batasi hanya 32 klub peserta saja,” ujar Waluyo, Ketua Pengcab PBVSI Kota Magelang Senin (15/12).
Dia menerangkan, turnamen ini baru pertama kali diselenggarakan, tujuannya untuk mendukung visi misi Wali Kota Magelang ‘Magelang Bergaung’. Dengan digelarnya turnamen ini, Kota Magelang makin dikenal dan diperhitungkan di kancah regional bahkan nasional.
Dia menuturkan, 32 tim ini terbagi dalam dua kelompok, yaitu 16 putra dan 16 putri. Sejumlah klub berkelas turut serta dalam turnamen ini, seperti PBV Yuso Jogja, Barito, Pervores, Bhayangkara dan sebagainya.
“Klub ini tersebar di Jogja, Semarang, Purbalingga, Wonosobo, Kudus, Surakarta, Gunung Kidul, Salatiga, Purworejo, Sleman, Kabupaten dan Kota Magelang. Sebagai tuan rumah, klub di Kota Magelang juga akan unjuk gigi di turnamen ini,” katanya.
Waluyo yang juga Anggota DPRD Kota Magelang menerangkan, turnamen ini selain mendukung visi Magelang Bergaung, juga untuk mencari bakat-bakat pemain muda. Mereka akan terus dipantau untuk meningkatkan prestasinya ke depan.
“Target lain adalah meramaikan Kota Magelang yang tengah menggaungkan sport tourism. Selama tiga hari pertandingan, diharap hotel-hotel penuh, UMKM laris manis, kuliner ramai pengunjung dan sektor bisnis lainnya juga meningkat,” jelasnya.
Selama gelaran turnamen, Waluyo menargetkan disaksikan lebih dari 3.000 penonton. Para penonton dapat menyaksikan turnamen ini dengan membayar tiket masuk Rp 10.000 per orang.
“Kami harap, turnamen ini tidak berhenti di sini saja, tapi terus diadakan rutin tiap tahun dan pastinya kualitas semakin meningkat,” harap Waluyo.
Doddt Ardjono













