BLORA (SUARABARU.ID) — Kejuaraan Tenis Meja Blora Open VI Tahun 2025 yang digelar di GOR Mustika Blora, buka oleh Bupati Blora, kejuaraan yang diikuti peserta dari kalangan pelajar ini menjadi ajang pembinaan atlet usia dini di wilayah Kabupaten Blora Jawa Tengah, Minggu 14 Deaember 2025.
Pembukaan ditandai secara simbolis dengan pukulan pertama oleh Bupati Arief Rohman saat melawan Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto. Momen ini disambut antusias oleh para peserta, official, dan penonton yang memadati arena pertandingan.
Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Blora selaku penyelenggara yang secara konsisten berkomitmen memajukan olahraga tenis meja di daerah.
Menurutnya, Blora Open VI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet pelajar, pencarian bibit unggul, serta penguatan silaturahmi antar insan olahraga.
“Kejuaraan ini menjadi bagian penting dari pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini. Dari pelajar SD dan SMP inilah nantinya akan lahir atlet-atlet tenis meja yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Blora,” ungkap Bupati Blora.
Bupati Blora menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, tangguh, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan disiplin.
“Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkelanjutan,” tegas Bupati Blora.
Kepada seluruh atlet yang bertanding, Bupati Blora berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat fair play.
“Menang dan kalah merupakan hal yang wajar dalam sebuah pertandingan, namun semangat juang, kerja keras, dan sikap saling menghormati merupakan nilai utama yang harus dijaga,” kata Bupati Blora.
Sementara itu, Ketua Panitia, Edi Eka Tanra menjelaskan bahwa di Kejuaraan Tenis Meja Blora Open VI Tahun 2025, kategori Open dan Umum level nasional diikuti sebanyak 110 peserta, sementara kategori ganda Open total usia 90 tahun diikuti 52 pasangan atau 104 atlet.
“Selain itu, dipertandingkan pula kategori Kelompok Umur U-16 dan U-12 putra-putri sebagai ajang pembinaan berjenjang,” ucap Edi Eka Tanra.
Untuk kategori Festival (Pemula), lanjut Edi Eka Tanra, tercatat sekitar 80 peserta pelajar dari sekolah-sekolah dan program pembinaan PTM se-Kabupaten Blora. Peserta juga datang dari luar daerah seperti Bandung, Malang, Semarang, Kudus, Rembang, Pati, Bojonegoro, dan Tuban.
“Kejuaraan Tenis Meja Blora Open VI 2025 bisa menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga tenis meja di Kabupaten Blora,” harap Edi Eka Tanra.
Kudnadi Saputro













