blank
Mafindo bersama Dinas Pendidikan Kota Salatiga gelar kelas kecerdasan artifisial "AI Goes to School" secara daring. Foto: Dok/Mafindo

SALATIGA (SUARABARU.ID) – Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Salatiga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Salatiga menyelenggarakan program “AI Goes to School” batch 3,  Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan ini merupakan sebuah program unggulan dari Mafindo yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini didukung oleh mitra strategis seperti Google.org , AVPN , dan Asian Development Bank (ADB), serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang efektif di setiap wilayah.

Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami teknologi KA, etika dalam pemanfaatan KA, manajemen prompt, pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas, serta pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan administrasi.

Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.

Acara yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini dibuka oleh Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Hariyati, S.Pd., M.Pd, dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah Mafindo Salatiga, Budhi Widi Astuti, serta PIC kegiatan Andika Renda Pribadi dengan jumlah peserta 130 orang dari kalangan guru PAUD dan SD se-Kota Salatiga.

Para peserta menerima materi dan pendampingan dari trainer, Agus Triyono dan Yulius Rio Pujianto serta asisten trainer Wilsa Widi Astuti, Vandiani Lidia, Ester Krisnawati, Elnando A. Wongkar dan Yati Kurniawati.

Koordinator Wilayah Mafindo Salatiga, Budhi Widi Astuti, menjelaskan, kegiatan ini adalah pelaksanaan yang ketiga setelah berhasil terlaksana di batch pertama di bulan Juli dan batch kedua di bulan September lalu, yang bertujuan memberikan literasi digital seputar penggunaan AI untuk menunjang tugas sehari-hari para guru PAUD dan SD sebagai pendidik di Kota Salatiga.

Perwakilan Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Hariyati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program “AI Goes to School” yang bertema “Peningkatan Pembelajaran dengan Menggunakan Teknologi AI”.

Acara “AI Goes to School” diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pendidik dan peserta didik untuk semakin akrab dengan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan tuntutan zaman.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak aktif untuk mempraktikkan secara langsung beberapa tools AI seperti Movieflow AI, Google AI Studio, Canva AI, dan Suno AI dengan prompt yang tepat, supaya menghasilkan sesuatu yang menarik, untuk mengajar di sekolah masing-masing.

Dian Widi Yussanti, Kepala Sekolah KB/TK Bethany sebagai salah satu peserta, sangat antusias dan menyampaikan rasa bahagianya, karena setelah dibekali ilmu hari ini, tidak ragu-ragu lagi untuk menggunakan AI dan mengedukasi para guru di sekolahnya agar lebih percaya diri dan kreatif dalam menggunakan AI.

Peserta juga dibekali pentingnya menerapkan etika dalam penggunaan AI di bidang pendidikan.

Ning S