WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, memastikan pentingnya anak-anak Wonosobo tumbuh sebagai generasi yang berakhlak, beradab, sehat, cerdas dan bahagia.
Hal tersebut, disampaikan saat upacara Safari Sekolah Ramah Anak (SRA) Kabupaten Wonosobo Periode II tahun 2025, Senin, (08/11/2025), di SMP Negeri 2 Wonosobo.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, sehat dan membuat kalian berkembang secara optimal. Tidak boleh ada seorang pun dari kalian yang datang ke sekolah dengan rasa takut,” ujarnya.
Safari yang menyasar 292 sekolah jenjang SD/MI hingga SMP/MTs di seluruh Wonosobo itu, menekankan sekolah harus terbebas dari tiga dosa besar pendidikan, yaitu kekerasan seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi.
“Semua anak, tanpa kecuali, berhak mendapatkan kasih sayang, penghargaan, dan perlindungan. Tidak boleh ada kasus bullying di lingkungan sekolah,” tegas Husein.
Wakil Bupati Wonosobo juga mengajak siswa untuk berani bersuara jika mengalami segala bentuk tindakan yang tidak pantas.
“Jika kalian merasa tidak nyaman atau diperlakukan tidak baik, jangan diam. Sampaikan kepada guru atau orang tua atas tindakan yang tidak baik itu,” pesannya.
Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat dan menjauhi bahaya narkoba, rokok, serta lingkungan negatif lainnya.
Sekolah Aman

“Kebiasaan yang dibangun hari ini sangat menentukan masa depan kalian. Semasa masih sekolah manfaat waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan memperdalam ilmu pengetahuan,” pintanya.
Kepada guru, Wakil Bupati Wonosobo juga berpesan agar menciptakan ruang pembelajaran yang aman, nyaman, kondusif dan memperkuat komunikasi dengan orang tua.
Hal itu untuk memastikan bahwa tumbuh kembang anak berjalan secara optimal. Baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Sehingga mereka akan jadi generasi yang bisa memimpin bangsa ini di masa depan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Wonosobo, Suminta, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein di tengah para siswa. Kehadiran orang nomer dua di daerah ini tentu akan memberikan motivasi khusus bagi para siswa.
Dia juga menyampaikan bahwa SMPNegeri 2 Wonosobo memiliki slogan “Sekolah Aman, Nyaman dan Menyenangkan.” Semua anak harus merasa aman dan senang ketika berada di lingkungan sekolah.
Slogan tersebut diimplementasikan melalui berbagai program, mulai dari penguatan PPPK sekolah, kedekatan guru dengan siswa, hingga upaya pencegahan perundungan.
“Anak datang ke sekolah harus merasa aman dan senang. Alhamdulillah, kasus-kasus perundungan sangat kecil dan bisa kita antisipasi sejak dini,” akunya.
Menurut Suminta, para guru juga aktif mendekati siswa, mengobrol saat istirahat dan menciptakan suasana hangat sehingga anak merasa dihargai dan diperhatikan.
Safari SRA di SMP Negeri 2 Wonosobo dimeriahkan dengan penampilan Tepuk Jaga Diri serta tarian dari siswi sekolah, yang menjadi simbol semangat perlindungan anak dan budaya sekolah yang positif.
Dengan pelaksanaan Safari SRA periode II ini, Pemkab Wonosobo menegaskan komitmen untuk menghadirkan sekolah sebagai ruang aman dan bahagia bagi seluruh anak didik.
Selain itu, juga untuk memastikan setiap peserta didik tumbuh dengan perlindungan dan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat.
Muharno Zarka













