blank
Sebanyak 135 peserta perwakilan dari Orma USM, saat mengikuti Pra Musker Orma, di Gedung Prof Ir Joetata Hadihardaja. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Sebanyak 135 peserta perwakilan dari organisasi kemahasiswaan di Universitas Semarang (USM) mengikuti Pra Musyawarah Kerja (Pra Musker) Organisasi Mahasiswa (Orma), pada Kamis (4/12/2025), di Gedung Prof Ir Joetata Hadihardaja, kampus setempat.

Kegiatan yang digelar Bidang Kemahasiswaan itu, dihadiri Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Keuangan USM, Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, yang sekaligus sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Dr Abdul Karim menjelaskan lima aspek utama, yang menjadi fondasi pembinaan organisasi mahasiswa. Kelima aspek itu, regulasi kemahasiswaan harus sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.

BACA JUGA: Pascasarjana USM Bangun Networking dengan Pusdik Binmas Lemdiklat Polri

Lalu ada pula program kegiatan mahasiswa yang meliputi penalaran, kreativitas, minat bakat, pengembangan karier, pengabdian masyarakat, hingga kesejahteraan mahasiswa. Kemudian klasifikasi tingkat kegiatan mahasiswa, mulai dari skala pembinaan hingga kegiatan mahasiswa unggulan.

Selain itu juga, prosedur pengusulan, pelaksanaan, monitoring, dan pelaporan kegiatan dan penghargaan, sanksi kegiatan kemahasiswaan yang memastikan kegiatan berjalan sesuai aturan, serta berorientasi prestasi.

Pada kesempatan itu, Abdul Karim memberikan apresiasi kepada seluruh delegasi Orma yang hadir, dan menekankan pentingnya penyelarasan program organisasi dengan arah kebijakan universitas.

BACA JUGA: Fitrya, Mahasiswa USM Ukir Prestasi Akademik Nasional di National Teacher Olympiade

”Saya mengapresiasi semangat para delegasi Orma yang hadir. Saya berharap, organisasi mahasiswa terus menunjukkan profesionalitas, dalam penyusunan dan pelaksanaan program, serta mampu menciptakan kegiatan yang kreatif, adaptif, berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, USM selalu mendorong lahirnya prestasi dan kepemimpinan yang kuat dari Orma. Musker menjadi momentum strategis, untuk menguatkan tata kelola dan arah gerak organisasi ke depan.

Sementara itu, Kepala Subbagian Minat, Penalaran, dan Informasi Kemahasiswaan USM, Sudarmono SE MM menambahkan, Pra Musker hingga Musker yang berlangsung Kamis-Minggu (4-7/12/2025) itu, merupakan agenda besar tahunan bidang kemahasiswaan.

BACA JUGA: Komunitas Cakap USM Ajak Warga Bantu Pelaku UMKM Melalui Desain Kreatif Berbasis Canva

Menurut Sudarmono, kegiatan itu tidak hanya menjadi wadah koordinasi. Tetapi juga penguatan tata kelola organisasi, serta pembinaan administrasi dan program kerja Orma

”Salah satu tujuannya, agar organisasi mahasiswa memiliki arah kerja yang jelas, terukur, serta mendukung visi misi USM,” jelasnya.

Dia berharap, hasil Musker dapat menghasilkan program-program yang kreatif, inovatif, dan berorientasi prestasi, baik tingkat lokal, Nasional maupun internasional.

BACA JUGA: Kejuaraan Rektor USM Open Berjalan Sukses, Ini Para Juaranya

Melalui Pra Musker ini, menunjukkan komitmen USM dalam membina kegiatan mahasiswa secara profesional dan berkelanjutan. Berbagai program yang dipaparkan menjadi kerangka dasar bagi Orma, dalam menyusun program kerja yang lebih terarah.

”Kami berharap, seluruh delegasi Orma dapat membawa semangat baru dalam pelaksanaan Musker berikutnya, sehingga kegiatan kemahasiswaan USM semakin maju, terukur, dan berdampak luas bagi pengembangan mahasiswa,” tandasnya.

Riyan