blank
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kiri) menyematkan tanda kehormatan anugerah Satya Lencana Karya Satya dari Presiden, kepada para PNS yang telah mengabdikan dirinya tanpa cela.(Dok.Prokopim Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Sebanyak 180 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menerima anugerah Satya Lencana Karya Satya dari Presiden. Anugerah ini diterimakan Bupati Indrata Nur Bayuaji, bersamaan dengan acara peringatan HUT Ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).

Anugerah Satya Lencana Karya Satya dari Presiden, diberikan kepada para PNS yang dalam kinerjanya telah memberikan pengabdian tanpa cela. Ini merupakan tanda kehormatan yang diberikan langsung oleh Presiden, sebagai wujud apresiasi terhadap kesetiaan seorang PNS dalam mengemban dan melaksanakan tugas negara.

Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, sebanyak 180 PNS penerima anugerah Satya Lencana Karya Satya itu, terdiri atas 149 PNS dengan masa pengabdian 10 tahun, 18 PNS dengan masa pengabdian 20 tahun dan 13 PNS dengan masa pengabdian 30 tahun.

Bersama itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan memberikan penghargaan kepada PNS berprestasi dan penghargaan kepada kecamatan terbaik sebagai penyelenggara pelayanan publik Tahun 2025. Penyerahan penghargaan diberikan langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Waktu penyerahannya dilaksanakan bersamaan saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT Ke-54 KORPRI yang dirangkai dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61, Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Ke-26 Dharma Wanita Persatuan Tahun 2025. Upacara digelar Senin (1/12/25), di halaman Pendapa Kabupaten Pacitan.

Dedikatif

Penghargaan untuk PNS berprestasi diberikan kepada Agung Hidayat, peraih juara 3 Guru Tenaga Kependidikan (GTK) dedikatif Kepala Sekolah Dasar dalam jambore GTK Hebat 2024 tingkat Provinsi Jawa Timur. Untuk penghargaan penyelenggara pelayanan publik terbaik 1 kategori A, diberikan Kecamatan Donorojo, terbaik 2 Kecamatan Tegalombo dan terbaik 3 Kecamatan Ngadirojo.

Dalam sambutannya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, pengabdian serta perjuangan KORPRI memiliki arti yang mendalam. Dalam tiap langkah dan karyanya, Korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani dengan sepenuh hati, dan menjaga keberlangsungan pelayanan publik tetap ada.

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus berinovasi, memperkuat pengabdian, serta bekerja dengan sepenuh hati,” kata Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Juga Kepada para guru sebagai pilar utama dunia pendidikan. “Kesehatan dan pendidikan merupakan hal yang fundamental dalam pembangunan,” tandas Bupati.

Memperingati HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan, Bupati mengajak perempuan untuk memperkuat peran dalam pembangunan. Khususnya dalam pendidikan di keluarga dan masyarakat.(Bambang Pur)