SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Semarang Language and Culture Center (USM LCC), merintis kerja sama dengan Universitas Bhamada Slawi.
Lembaga pusat bahasa itu menyediakan fasilitas untuk TOEFL Prediction Test, yang dapat digunakan sebagai syarat kelulusan atau wisuda bagi mahasiswa.
Hal itu seperti yang diungkapkan Direktur LCC, Dr Adi Ekopriyono, di kampus USM, setelah menerima kunjungan Rektor Universitas Bhamada Slawi, Dr Maufur.
BACA JUGA: Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Gelar Pelatihan Foto Produk untuk Pelaku UMKM
”Kami terbuka bagi mahasiswa di luar USM, yang ingin mengikuti TOEFL Prediction Test. Sertifikatnya dapat dijadikan pendamping ijazah, syarat wisuda, studi lanjut ke luar negeri, syarat beasiswa atau melamar pekerjaan,” katanya.
Menurut dia, tes itu bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa, melainkan juga bagi universitas. Sertifikat yang diperoleh mahasiswa akan memengaruhi kredibilitas universitas, sehingga akan lebih mendapat apresiasi publik, dan membantu akreditasi.
Maufur sendiri menyambut baik niat LCC untuk merintis kerja sama, karena universitas memang harus melakukan internasionalisasi dan digitalisasi. Rintisan kerja sama akan ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih detail, baik di pihak Bhamada maupun LCC.
BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Pelatihan Peningkatan Penjualan dan Promosi Berbasis Digital
Dijelaskan juga, Universitas Bhamada Slawi merupakan lembaga pendidikan tinggi, di bawah Yayasan Pendidikan Tri Sanja Husada Slawi, yang berdiri pada 2021, sebagai perubahan bentuk dari STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi.
Awalnya, STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi merupakan institusi pendidikan tinggi yang fokus mencetak tenaga kesehatan.
Riyan













