BANJARNEGARA (SUARABARU.ID) – Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Diana Ribut Hari Wibowo bersama pengurus menyambangi para pengungsi korban longsor Banjarnegara.
Kegiatan bertajuk “Bhayangkari Peduli Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan Bencana Tanah Longsor Banjarnegara” dilaksanakan pada Minggu (23/11/2025).
Pada momen tersebut Juliati Sigit menyapa para pengungsi. Ia sempat berbincang singkat, mendengarkan cerita dan keluh kesah para pengungsi, serta memberikan kata-kata penyemangat agar warga tetap tabah menghadapi musibah.
Rombongan juga meninjau langsung aktivitas fasilitas dan pelayanan kesehatan yang disiapkan bagi para pengungsi oleh SIM Dokkes Polres Banjarnegara yang bekerja sama dengan unsur terkait.
Ketua Umum Bhayangkari juga meninjau kegiatan pendampingan psikologi yang diselenggarakan oleh Tim Trauma Healing dari Polda Jawa Tengah. Ia mengamati bagaimana tim tersebut dengan sabar berinteraksi, mengajak warga berbincang, serta memberikan dukungan emosional, khususnya kepada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Bagi anak-anak, kedatangan rombongan Bhayangkari menjadi momen istimewa. Di sela-sela kunjungan, Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan hadiah berupa mainan yang membuat mata polos mereka berbinar gembira.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban warga, sejumlah paket bantuan berupa sembako dan bahan kebutuhan pokok diserahkan langsung kepada para pengungsi.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang kehilangan harta benda akibat bencana. Tak hanya warga yang terdampak bencana, bantuan juga diserahkan kepada para petugas yang selama ini berjuang keras menangani bencana, mencari korban yang hilang dan melayani masyarakat.
Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto menyebut, kegiatan ‘Bhayangkari Peduli’ ini sebagi wujud solidaritas Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat yang tertimpa bencana.
“Kami berharap kepedulian dan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita korban longsor di Banjarnegara, serta memulihkan semangat mereka untuk bangkit kembali,” kata Artanto.
Ning S













