blank
Personel PMI Kebumen menyiapkan bantuan logistik untuk dikirim ke PMI Banjarnegara, Jumat 21/11.(Foto:SB/Humas PMI)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen mengirimkan bantuan logistik dan menerjukan lima  orang sukarelawan untuk membantu tanggap darurat bencana tanah longsor di Kabupaten  Banjarnegara.

Pengiriman bantuan dan personel sukarelawan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto di dampingi Pengurus Kabid Penanggulangan Bencana dan Sukarelawan Bambang Widadi bertolak langsung dari dari PMI Kabupaten Kebumen, Jumat (21/11) 2025.

“Alhamdulilah hari ini kita bisa mengirimkan bantuan ke luar daerah ke Kabupaten Banjarnegara yang sudah beberapa hari ini mengalami tanah longsor yang cukup hebat dan mebawa korban jiwa,”ujar Sabar Irianto.

Bantuan yang diberikan dari PMI Kebumen ke Banjarnegara meliputi berupa 50 kg beras, paket sembako, makanan siap saji, baby kit, hiegine kit, family kit.

blank
Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto bersama sukarelawan bersiap mengirim bantuan ke lokasi bencana tanah longsor di Banjarnegara, Jumat 21/11.(Foto:SB/Humas PMI)

Menurut Sabar Irianto, bantuan tersebut sifatnya siap pakai. Seperti paket sembako, beras 5 0kg, makanan siap saji dan perlengkapan bayi, perlangkapan keluarga, sanitasi dan lainnya. “Karena bantuan ini sifatnya darurat harus segera kita kirimkan,” tambah Sabar Irianto

Selain mengirimkan bantuan logistik, PMI Kebumen juga menerjunkan lima orang sukarelawan dalam masa tugas sepekan ke depan untuk membantu di dapur umum, wash dan sanitasi. Pihaknya mengirimkan  5 orang sukarelawan untuk masa tugas di sana selama sepekan.

“Para sukarelawan  PMI Kebumen  merupakan personel  yang telah  terlatih dalam bidangnya. Karena saaat ini sangat membutuhkan tenaga di dapur mum untuk mencukupi kebutuhan makan para penyintas dan bidang sanitasi juga sangat diperlukan ditempat tempat bencana,”tambah Sabar.

Berdasarkan laporan infografis PMI Kabupaten Banjarnegara data terupdate per Minggu 23 November pengungsi mencapai 1019 jiwa, 16 jiwa masih dalam pencarian, ditemukan 12 jiwa meninggal dunia dan saat ini terdapat 5 titik pengungsian di posko Situkung desa pandanarum Banjarnegara.

Sabar Irianto juga menghimbau kepada masyarakat Kebumen untuk selalu waspada karena curah hujan sudah cukup tinggi dengan intensitas setiap harinya. Terutama untuk masyarakat pegunungan tinggi.

Bencana tanah longsor melanda Banjarnegara, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, pada Sabtu (15/11/2025).

Berdasarkan pengamatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor di Banjarnegara dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, tebing runtuh, menimpa area perkebunan serta persawahan warga, serta mengancam pemukiman di sekitarnya.

Komper Wardopo