JEPARA (SUARABARU.ID) – Pasar Hewan Keling, Jepara yang kondisinya telah mulai rusak disorot oleh Wakil Ketua DPRD Jepara, Junarso. Bahkan ia menyebut 29 kios kios keliling belakang dan kios keliling depan pasar tersebut sebagian besar kosong karena kondisinya telah tidak layak.
Hal tersebut diungkapkan Junarso kepada SUARABARU.ID usai menerima sejumlah pedagang hewan yang mengadukan kondisi pasar hewan yang buka setiap hari pasaran Legi tersebut. Karena kondisinya, maka terjadi penurunan jumlah transaksi setiap bulannya, baik untuk jenis sapi maupun kambing. “Saat ini satu bulan rata-rata terjadi transaksi penjualan sapi 50 ekor dan kambing 180 ekor,” tambah Junarso.
Padahal menurut Junarso letak pasar ini sangat strategis karena juga berdekatan dengan kabupaten Pati dan terletak dijalur utama. Disamping itu juga cukup luas. karena dibangun diatas tanah seluas 6.000 m2. “Karena itu padagang yang memanfaatkan pasar hewan Keling bukan hanya dari Kabupaten Jepara.
“Harapan kami Pemerintah Kabupaten Jepara memberikan perhatian pasar tersebut dan segera diperbaiki mengingat sangat pentingnya fungsi pasar rakyat sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus sumber pendapatan daerah,” tuturnya
“Pasar ini perlu dikelola dengan sungguh-sungguh. Sebab ini menjadi salah satu wajah depan pelayanan pemerintah terhadap pembangunan sektor ekonomi, khususnya sektor peternakan,” tutur Junarso.
Karena itu dalam waktu dekat fihaknya akan memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk mendiskusikan persoalan tersebut.
Hadepe













