JEPARA (SUARABARU.ID) — Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Tengah resmi menyelenggarakan Talkshow Pendidikan dan Penganugerahan Apresiasi GTK Tahun 2025 di Hotel Lorin Solo, Rabu 19/11-2025. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dari seluruh jenjang—PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, Kepala Sekolah (KS), dan Pengawas Sekolah (PS)—untuk mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang mereka hadirkan di satuan pendidikan masing-masing.
Pada tahun ini, penghargaan diberikan dalam tiga kategori utama: GTK Transformatif, GTK Dedikatif, dan GTK Pelopor Komunitas Belajar. Ketiga kategori tersebut dirancang untuk menghargai peran pendidik sebagai agen perubahan yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menggerakkan ekosistem pendidikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam ajang tingkat provinsi yang diikuti oleh ratusan peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah ini, Kabupaten Jepara berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan terbaik 1 dari dua kategori yang berbeda.
Penghargaan GTK Dedikatif kategori Kepala SD berhasil diraih oleh Mohamad Muklisin, S.Pd, Kepala SD Negeri 6 Karimunjawa. Ia dinilai menunjukkan pengabdian tinggi dalam memajukan pendidikan di wilayah kepulauan dengan berbagai keterbatasan akses. Melalui kepemimpinan kolaboratif, penguatan literasi sekolah, serta inovasi pembelajaran berbasis konteks lokal Karimunjawa, Muklisin mampu mendorong perubahan nyata pada mutu pendidikan di sekolah yang ia pimpin. Dedikasi dan ketekunannya menjadi alasan kuat bagi tim penilai untuk menempatkannya sebagai yang terbaik pada kategori tersebut.

Selain itu, Kabupaten Jepara juga meraih prestasi melalui Ulya Ainun Najikhah, S.Pd. dari TK Tarbiyatul Athfal Krapyak, yang memenangkan kategori GTK Pelopor Komunitas Belajar PAUD/TK. Ulya dikenal aktif membangun jejaring dan komunitas belajar bagi guru-guru PAUD, serta berperan besar dalam menyebarluaskan praktik baik pembelajaran yang kolaboratif dan berorientasi pada kebutuhan anak. Komitmennya dalam mengembangkan budaya refleksi dan berbagi menjadi inspirasi bagi banyak pendidik di sekitarnya.
Ketua BBGP Jawa Tengah, Darmadi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam kepada seluruh peserta dan pemenang. Beliau menegaskan bahwa setiap pendidik memiliki peran penting dalam keberhasilan transformasi pendidikan.

“Selamat kepada para pemenang. Jangan pernah merasa memiliki peran yang tidak strategis. Setiap guru, setiap kepala sekolah, setiap tenaga kependidikan memegang peran penting dalam memajukan pendidikan. Muliakanlah orang lain, karena hanya orang mulia yang mampu memuliakan orang lain,” tuturnya.
Acara Apresiasi GTK 2025 ini tidak hanya mengumumkan pemenang, tetapi juga menghadirkan talkshow pendidikan yang mengupas berbagai isu aktual, seperti penguatan kompetensi guru, peran komunitas belajar, dan implementasi praktik baik di sekolah. Suasana penuh antusiasme tampak dari partisipasi aktif para peserta yang saling berbagi pengalaman dan inspirasi.

Keberhasilan Kabupaten Jepara dalam meraih dua penghargaan terbaik pada skala provinsi menunjukkan bahwa semangat perubahan dapat lahir dari mana saja, termasuk dari daerah kepulauan dan desa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pendidik di Jawa Tengah untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Hadepe – Mohamad Muklisin, S.Pd.













