blank
Tampil menjadi inspektur upacara, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (bertopi kiri), mengalungkan atribut tanda peserta Jumbara PMR.(Dok.Prokopim Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Aktif dalam Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Remaja (PMR), menjadi kebanggaan dan panggilan jiwa, untuk dapat melestarikan nilai-nilai dasar kemanusiaan.

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, penegasan Bupati itu disampaikan saat tampil menjadi inspektur upacara pada pembukaan Perkemahan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMR Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Lapangan Bima, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Berlangsung Selasa sampai dengan Kamis (18-20/11/25) besok.

Kepala Markas PMI Cabang Wonogiri, Wardjo, menyatakan, upacara pembukaan ditandai dengan pengalungan identitas peserta Jumbara, diteruskan penanaman bibit pohon tanaman produktif jenis buah-buahan. ”Jumbara PMR ini, diikuti sebanyak 1513 peserta dari sebanyak 57 sekolah,” tegasnya.

Beragam kegiatan dilaksanakan selama Jumbara berlangsung. Seperti praktik pertolongan pertama, edukasi, bhakti PMR, kepemimpinan, siaga bencana, adu cipta kreativitas, olahraga, bakti sosial dan donor darah sampai pentas seni.

Ikut hadir, Kepala PMI Wonogiri Dokter Dwi Handoyo bersama Pengurus PMi Wonogiri, Pengurus PMI Provinsi Jateng, Para Ketua PMI se Solo Raya, jajaran Forkopimda, Sekda FX Pranata bersama para Asisten Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah dan para Kepala Sekolah (Kasek).

Edukasi

Bupati Setyo Sukarno dalam sambutannya, menyatakan, PMI terus menerus melakukan kegiatan yang berbasis edukasi tentang prinsip-prinsip dasar gerakan Palang Merah Indonesia dan Bulan Sabit Merah Internasional kepada masyarakat. Salah satu contoh bentuk nyata edukasi itu, adalah melalui wadah pembinaan generasi muda melalui pengembangan PMR, di mana salah satu tugas pokoknya adalah melakukan pembinaan relawan.

PMR sebagai generasi muda PMI, menjadi cikal bakal sukarelawan masa depan. Proses pembinaan PMR dilakukan oleh sekolah dimana unit PMR berada, PMI Kabupaten dan instansi terkait. Pembinaan ini dilaksanakan mengacu pada manajemen PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter kepalangmerahan yaitu bertaqwa, bersih, sehat, peduli, kreatif, bersahabat dan ceria.

Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PMI Kabupaten Wonogiri, yang konsisten melakukan pembinaan relawan muda, melalui kegiatan Jumbara PMR. Yang kegiatan ini bersinergi dengan pemerintah, yakni memberikan bantuan korban bencana, layanan ambulans gratis 24 jam, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan penanganan stunting dan bantuan BPJS bagi relawan PMI.

”Saya berharap PMI akan terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan PMR secara konsisten dan berkelanjutan. Yakni meningkatkan kualitas kinerja pembinaan relawan muda PMI dalam mendukung pencapaian visi dan misi PMI,” tandas Bupati Setyo Sukarno.

Bupati berharap, pembinaan karakter dan semangat kemanusiaan sesuai prinsip Palang Merah, hendaknya dilakukan sejak dini dari tingkat SD, SLTP dan SLTA, dan dapat dilanjutkan menjadi relawan yang kompeten. ”Kepada para peserta Jumbara, saya ucapkan selamat berjumpa berbakti dan bergembira,” tandas Bupati.(Bambang Pur)