blank
Adi Ekopriyono (kanan) bersama Yuta Otake, menunjukkan MoA usai ditandatangani. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM Language and Culture Center-USM LCC), menjalin kerja sama dengan Mangrove Education Amerika Serikat, sebuah organisasi yang fokus pada pelatihan guru, terutama pengajar bahasa dan pendidik, dalam konteks internasional.

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dilakukan pada Selasa (18/11/2025). Naskah MoU ditandatangani Direktur USM LCC Adi Ekopriyono, dan CEO Mangrove Education, Yuta Otake.

Menurut Adi, ruang lingkup MoA mencakup berbagai kegiatan kolaboratif, dalam konteks bahasa dan budaya. Kolaborasi itu meliputi pelaksanaan bersama program layanan dan kegiatan kerelawanan, pengembangan bahan ajar, konten kurikulum.

BACA JUGA: Mahasiswi USM, Fitrya Juara III Nasional Garuda Science Olympiad 2025

Selain itu ada pula modul pelatihan, sumber daya pendidikan, penyelenggaraan seminar, lokakarya, sesi pelatihan, konferensi, serta kegiatan akademik maupun budaya lainnya.

Kedua belah pihak juga sepakat, untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian, inisiatif pengabdian masyarakat, serta kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan teknologi bagi dosen, mahasiswa, dan mitra komunitas.

”Kerja sama ini mencakup pula pertukaran pengetahuan, keahlian, dan praktik terbaik dalam pembelajaran bahasa, pendidikan budaya, dan kegiatan kerelawanan. Peluang untuk pengajaran bersama, kuliah tamu, magang, mentoring, serta program pengembangan kapasitas juga termasuk dalam ruang lingkup perjanjian ini,” kata Adi.

BACA JUGA: Ketua LPPM USM Lakukan Monev PKM ‘Robotic Ship Fishery’

Ditambahkan dia, kerja sama dapat dikembangkan dalam bentuk program internasional bersama, kegiatan pengenalan budaya, dan inisiatif pembelajaran berbasis komunitas.

Kedua pihak juga dapat melaksanakan proyek percontohan, program inovasi, dan berbagai inisiatif lain, yang selaras dengan tujuan bersama.

”Kami berharap, kerja sama ini menjadi awal yang baik bagi pengembangan LCC dan Universitas Semarang, terutama dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan bahasa dan budaya,” tegas Adi.

Riyan