WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Upacara pengukuhan secara massal sebanyak 284 anggota pesilat baru PSNU Pagar Nusa Wonogiri, Minggu (16/11/25), digelar di Pendapa NU Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, dengan memperoleh pengamanan dari aparat kepolisian.
PSNU adalah Pencak Silat Nahdlatul Ulama yang dikenal sebagai Pagar Nusa. Ini adalah organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan untuk mewadahi dan mengembangkan berbagai perguruan silat NU yang sebelumnya berdiri sendiri. Organisasi ini, didirikan pada Tanggal 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pengamanan dilakukan secara terstruktur oleh Polsek Girimarto, dibantu Polsek se distrik Jatisrono bersama pasukan Dalmas Polres Wonogiri, dengan pengawasan langsung Kapolsek Girimarto Iptu Sutarto.
Kehadiran Polri sebagai pengaman, bertujuan agar acara pengukuhan berlangsung lancar. Terhindarkan dari gangguan yang berpotensi terhadap kerawanan, serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan panitia.
Acara pengukuhan dihadiri jajaran Forkopimcam dan para Pegurus Perguruan Pencak Silat di Wonogiri. Rangkaian kegiatan berjalan lengkap mulai dari registrasi, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan. Kemudian dirangkai dengan sambutan para tokoh, pertunjukan demonstrasi atraksi beragam jurus seni bela diri, gebyar Sholawat, hingga prosesi pengukuhan dan pembagian sertifikat.
Deteksi
Sepanjang kegiatan, Polri melaksanakan pemantauan situasi secara aktif, mengatur arus keluar-masuk peserta, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Tidak ditemukan adanya indikasi eskalasi kerawanan, dan seluruh rangkaian berjalan lancar hingga selesai.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan, peran Polri bukan hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembinaan masyarakat. Dalam kegiatan yang melibatkan organisasi pencak silat, Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Pengamanan, bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga bela diri silat. Ditegaskan, semua perguruan pencak silat, termasuk Pagar Nusa, merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami mengajak seluruh pesilat di Wonogiri untuk terus menjadi duta damai, menjaga persaudaraan serta bekerja sama dengan Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman dan harmonis,” tegas Kapolres. Polres Wonogiri, berkomitmen memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman terbaik bagi masyarakat.(Bambang Pur)













