Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Jatiroto Iptu Pudyono melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, semalam, menyatakan, korban adalah seorang remaja pria berinisial QNH (16), asal dari Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto,Kabupaten Wonogiri. Penyebabnya, karena diduga terpeleset dan tercebur ke alur sungai. Karena tidak dapat berenang, kemudin tenggelam dan meninggal.
Kejadiannya berlangsung pada Pukul 11.45. Siang itu korban bersama tiga rekan sepermainan, pergi memancing ikan di Sungai Guno. Yakn ke wilayah Dusun Mlokolegi, Desa Guno, yang merupakan wilayah tapal batas dengan Desa Ngrompak, Kecamatan Jatisrono.
Tapi malang, sesampainya di lokasi, korban terpeleset dan tercebur ke alur sungai, tenggelam karena tidak dapat berenang. Teman sepermainnya, tidak dapat memberikan pertolongan, karena sama-sama juga tidak dapat berenang. Mereka kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Tragedi pemancing tenggelam di Sungai Guno tersebut, kemudian dilaporkan ke Perangkat Desa Brenggolo, untuk diteruskan ke Polsek Jatiroto. Pihak Polsek Jatiroto yang mendapat laporan, pada Pukul 12.00 bergegas meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Penyisiran
Bersama personel Bhabinkamtibmas Briptu Ade, kemudian dilakukan pencarian dengan melibatkan petugas dari Koramil Jatiroto bersama Perangkat Desa dan masyarakat. Setelah dilakukan penyisiran alur sungai, pada Puul 14.00 korban berhasil ditemukan mengambang dan telah dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas bersama warga, kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke rumah duka di Dusun Semo, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Sebelum diserahkan ke pihak keluarganya, lebih dulu dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis dari Puskesmas Jatiroto. Hasil pemeriksaan, tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan, dan disimpulkan korban meninggal karena tenggelam.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah atau kecelakaan murni, dan menolak untuk dioutopsi. Disaksikan Perangkat Desa dan tokoh masyarakat, jeazah korban diserahkan ke pihak orang tuanya untuk proses pemakaman.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya korban. Bersama itu, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, terlebih di musim penghujan sebagaimana terjadi saat ini.
Karena arus banjir sewaktu-waktu dapat datang, ketika wilayah hulu diguyur hujan deras. Hal ini dapat membahayakan bagi warga, utamanya anak-anak, yang sembrono ketika turun ke sungai. Tanpa menyadari, bahwa arus sungai sewaktu-waktu dapat berubah menjadi banjir yang membahayakan bagi keselamatan.(Bambang Pur)













