blank

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Organisasi Mahasiswa (Orma) Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), belum lama ini sukses menggelar Malam Keakraban (Makrab) FTIK 2025, yang diikuti 226 mahasiswa baru, di Kampoeng Djowo Sekatul, Kabupaten Kendal.

Ketua Panitia Makrab 2025, Rihadatul Aisy mengatakan, kegiatan yang mengusung tema ‘Jingga Journey: Connect, Collaborate, Create’ itu, bertujuan untuk mempererat hubungan antarmahasiswa, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dan kreativitas di lingkungan kampus.

”Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai sesi pembekalan dan pelatihan yang inspiratif,” katanya.

BACA JUGA: Dema dan BEM Fakultas Psikologi USM Paparkan Program Kerja

Dalam kegiatan Makrab itu, juga diisi dengan api unggun, outbound, dan pentas seni yang menumbuhkan rasa kekeluargaan antarmahasiswa. Pihaknya berharap, semangat kekeluargaan yang sudah tumbuh selama Makrab, tidak berhenti sampai di sini. Hubungan yang telah terjalin, dapat terus terhubung dengan hangat antarangkatan.

”Mereka harus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, dan munculkan karya positif, serta terus berkreasi membawa nama baik FTIK dan USM. Makrab bukan akhir dari kebersamaan ini, tapi justru awal dari perjalanan panjang, bersama keluarga besar FTIK,” ungkap Aisy.

Pada kegiatan itu juga menghadirkan tiga narasumber, dosen FTIK USM Agusta Praba Ristadi Pinem SKom MKom, Duta Genre Kota Semarang Mikael Zeva, dan alumni Ilkom USM, Danu Widi Krismara.

BACA JUGA: Prof Sudharto Dorong USM Capai 60 Persen Prodi Berakreditasi Unggul

Dalam paparannya, Agusta memberikan wawasan tentang pentingnya berpikir kritis dan menemukan solusi efektif, dalam menghadapi tantangan akademik maupun organisasi. Manfaat problem solving antara lain, bisa mengasah kreativitas serta kepercayaan diri.

”Saat kamu berhasil menyelesaikan masalah yang membuatmu gelisah, kamu akan berpikir, kamu punya kemampuan yang memadai untuk mengatasi rintangan berat lainnya,” katanya.

Sementara itu, Mikael Zeva menyampaikan materi, ‘Manajemen Adaptabilitas’. Dalam paparan yang dia sampaikan, Zeva menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan dunia digital, dan dinamika sosial kampus.

BACA JUGA: Rektor USM Serahkan Beasiswa Hasil Turnamen Golf Charity 2025

Adapun pemateri ketiga, Danu Widi Krismara membawakan tema ‘Career Preparation”. Pada materinya itu, dia mengajak peserta memahami langkah-langkah awal dalam mempersiapkan karier di era teknologi dan komunikasi.

”Ada tips menarik untuk career preparation. Antara lain, mengikuti seminar atau workshop karier, bergabung dengan komunitas karier, mengikuti magang atau internship dan menjadi volunteer,” ujarnya.

Menurutnya, volunteering merupakan cara yang baik untuk mengembangkan keterampilan dan membangun portofolio. ”Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat melakukan career preparation dengan lebih efektif dan menarik,” ungkapnya.

Riyan