PACITAN (SUARABARU.ID) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, sangat mengapresiasi serta memberikan dukungan terhadap penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Pacitan. Karena kepesertaan BPJS ketenagakerjaan di Pacitan sampai saat ini, baru sekitar 30 persen atau berada di peringkat 24 di Jawa Timur.
Masih ada beberapa unsur yang belum semuanya tercover, semisal nelayan, petani gula Kelapa (penderes) bahkan Ketua RT maupun Ketua RW. “Mudah mudahan minimal kita bisa mengejar target yang diberikan provinsi, tandas Bupati.
Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, penegasan Bupati tersebut disampaikan Senin (3/11/25), saat memberikan sambutan pada Rakor yang digelar di Ballroom Museum dan Galeri SBY*Ani. Dalam kesempatan ini, diserahkan santunan BPJS ketenagakerjaan kepada 5 ahli waris senilai total lebih dari Rp 700 juta. Santunan tersebut berupa jaminan kematian, jaminan kematian dan hari tua, serta jaminan kecelakaan kerja dan beasiswa.
Dalam Rakor tersebut, diungkapkan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) periode 29 Oktober 2025 BPJS di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur baru sebanyak 73.057 peserta, dari jumlah total target tahun 2025 sebesar 159.030 peserta. Sedangkan jumlah semesta penduduk bekerja Kabupaten Pacitan sebanyak 387.501.
Rakor untuk mendorong penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan masyarakat Pacitan, ini diinisiasi oleh DPRD Kabupaten Pacitan. Ikut hadir Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Pacitan, para Pimpinan Perangkat Daerah bersama pelaku usaha.
Sebagai inisiator kegiatan, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, menyatakan, Rakor ini dilaksanakan dalam rangka penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Pacitan. Menurut Arif, pihaknya bersama eksekutif ingin mendorong agar seluruh masyarakat terutama yang rentan, bisa mendapatkan jaminan sosial.
“Syukur alhamdulillah Pemerintah dan Pemerintahan di Kabupaten Pacitan, baik eksekutif dan legislatif, sudah mendorong ini sejak awal, dan Alhamdulillah pula sudah mulai tumbuh berkembang dan merata ke organisasi sosial lainnya,” ujar Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi.(Bambang Pur)













